ZONAUTARA.com – Asosiasi Sepak Bola Kerajaan Belgia (RBFA) secara resmi menyampaikan protes keras kepada FIFA terkait keputusan mengizinkan penyerang Amerika Serikat, Folarin Balogun, tampil dalam pertandingan melawan Belgia. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Seattle pada Senin, 6 Juli, pukul 17.00 waktu setempat.
Dalam pernyataan yang dikutip dari TSN, RBFA mengungkapkan “terkejut” dengan keputusan FIFA yang menyatakan Balogun tetap dapat bermain meskipun ia sempat menerima kartu merah pada pertandingan babak 32 besar melawan Bosnia dan Herzegovina.
RBFA menegaskan bahwa keputusan FIFA ini bertentangan dengan regulasi yang ada. Mereka mengacu pada Pasal 66.4 dalam Kode Disiplin FIFA, yang menyatakan bahwa kartu merah, baik langsung maupun tidak langsung, otomatis menghasilkan sanksi larangan bermain di pertandingan berikutnya.
Selain itu, RBFA juga menyoroti regulasi Kompetisi Piala Dunia 2026. Berdasarkan Pasal 10.5, pemain atau ofisial yang diusir dari lapangan wajib menjalani skorsing otomatis pada pertandingan tim selanjutnya. Aturan ini diperkuat kembali oleh FIFA melalui Circular No. 16 yang diberikan kepada peserta pada 12 Mei 2026.
Menanggapi keputusan ini, RBFA menyatakan tidak ada alasan untuk pengecualian bagi Balogun dan berencana meninjau semua opsi hukum yang tersedia. Langkah ini diambil demi kepentingan tim nasional Belgia dan untuk menjaga integritas serta prinsip fair play dalam Piala Dunia mendatang.
Diolah dari laporan Media Indonesia.

