ZONAUTARA.com – Wakapolri, Komjen Pol. Dedi Prasetyo, meresmikan Laboratorium Sosial Sains Kepolisian dan Kelas Tematik di Akademi Kepolisian, Semarang, pada Senin, 6 Juli. Peresmian ini menandai babak baru dalam modernisasi pendidikan kepolisian dengan tujuan membentuk perwira yang mampu mengambil keputusan secara ilmiah dan berbasis data.
Komjen Pol. Dedi Prasetyo menjelaskan bahwa fasilitas ini adalah bagian dari reformasi pendidikan Polri yang mempersiapkan taruna menjadi supervisor garis depan dan pemimpin masa depan di lingkungan Polri. “Taruna harus dibekali kemampuan mengambil keputusan berbasis data. Karena itu kami mengembangkan pembelajaran yang memanfaatkan big data, Artificial Intelligence (AI), dan analisis yang komprehensif agar setiap keputusan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah maupun secara hukum,” ujar Wakapolri.
Laboratorium Sosial Sains menjadi tempat pembelajaran berbasis simulasi berbagai persoalan nyata masyarakat, dengan dukungan AI, coding, dan big data analysis. Taruna dilatih untuk memahami dinamika sosial dan menyusun solusi berbasis bukti (evidence-based policing). Polda Jawa Tengah ditetapkan sebagai Teaching Laboratory Akpol, sehingga taruna memperoleh pengalaman langsung sebelum bertugas di lapangan.
Kelas Tematik dikembangkan untuk memberikan pembelajaran berbasis studi kasus aktual melalui cara visual, interaktif, dan aplikatif. Saat ini terdapat enam kelas tematik yang meliputi SDM, Dokkes, Brimob, Reskrim, Ident, dan Laboratorium Forensik, dengan target seluruh fungsi teknis kepolisian memiliki kelas tematik tersendiri.
Pati Lemdiklat Polri, Irjen Pol. Susilo Teguh Raharjo, menyebutkan pembangunan fasilitas ini sebagai implementasi arahan Wakapolri untuk memperkuat pendidikan melalui pendekatan akademik yang modern. Laboratorium Sosial Sains ini dirancang sebagai tempat diskusi, riset, dan simulasi, agar taruna memahami persoalan sosial sebelum terjun ke lapangan. Fasilitas ini didukung dana hibah dari Bank Himbara dan sumbangan alumni Polri. Dengan adanya fasilitas ini, Indonesia menjadi negara kelima di Asia yang memiliki Laboratorium Sosial Sains Kepolisian.
Diolah dari laporan CNN Indonesia.

