ZONAUTARA.com – Lionel Messi kembali menunjukkan kelasnya saat Argentina menghadapi Mesir di Piala Dunia, Rabu (8/7/2026) waktu setempat. Di tengah tekanan, Messi mencetak gol penyama kedudukan setelah Argentina tertinggal dua gol, menyelamatkan timnya dari kekalahan.
Mesir, yang di bawah asuhan Hossam Hassan, awalnya tampil mengejutkan dengan memimpin melalui gol yang dicetak oleh Yasser Ibrahim dan Mostafa Ziko. Argentina tampaknya berada di ambang kekalahan besar, tetapi Messi, yang terkenal tidak pernah menyerah, muncul sebagai pahlawan di saat-saat krusial.
Dengan waktu tersisa 11 menit, Messi memberikan assist kepada Cristian Romero yang memperkecil ketertinggalan. Tak lama kemudian, Messi sendiri mencetak gol ke-21 dalam sejarah Piala Dunia dan gol kedelapannya di turnamen ini, menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
Pertandingan ini dikenal sebagai pertarungan dua pemain nomor 10, namun Mohamed Salah dari Mesir terpaksa menerima kenyataan pahit ketika kehilangan bola yang berujung pada gol kemenangan Argentina oleh Enzo Fernández, hasil umpan dari Lautaro MartÃnez. Mesir merasa dirugikan karena menganggap terjadi pelanggaran sebelum gol tersebut.
Emosi meledak setelah peluit akhir dibunyikan. Messi, yang menjadi pemain pertama yang mencetak gol dalam enam pertandingan knockout berturut-turut, diangkat oleh rekan-rekannya dan menjadi momen haru bagi tim. Pelatih Lionel Scaloni tidak bisa menyembunyikan emosinya dan terpaksa menghentikan wawancara pascapertandingannya.
Mesir, meskipun tidak pernah menang dalam tiga penampilan sebelumnya di Piala Dunia, menunjukkan bahwa mereka bukan hanya sekadar pelengkap. Mereka datang dengan semangat bebas setelah kemenangan dramatis melawan Australia di babak sebelumnya dan memberikan tekanan kepada Argentina sejak awal pertandingan.
Argentina yang tertinggal di babak pertama, untuk pertama kalinya sejak kekalahan 4-0 dari Jerman pada 2010, harus berjuang keras untuk bangkit. Meskipun VAR menganulir gol Ziko di awal babak kedua, Mesir akhirnya berhasil menambah gol melalui Ziko setelah kombinasi apik dengan Hassan.
Namun, Messi tidak membiarkan timnya tenggelam. Setelah gol penyama, sorakan dari pendukung Argentina menggema di stadion, dan momen-momen dramatis masih akan terus berlanjut di pertandingan ini.
Sumber: The Guardian

