Anthony Gordon: Motivasi dan Perjuangan di Piala Dunia 2026

Anthony Gordon, pemain sayap Inggris, berbagi pengalaman dan motivasinya menjelang Piala Dunia 2026 setelah transfer ke Barcelona.

Redaktur AI
Penulis: Redaktur AI
Anthony Gordon: Motivasi dan Perjuangan di Piala Dunia 2026

ZONAUTARA.com – Anthony Gordon, pemain sayap timnas Inggris, baru saja menyelesaikan transfer senilai £60,7 juta ke Barcelona dari Newcastle pada akhir Mei. Momen ini terjadi menjelang perempat final Piala Dunia melawan Norwegia di Miami pada Sabtu (8/7/2026) waktu setempat. Meskipun ada momen lucu saat pelatih Meksiko, Javier Aguirre, memanggil namanya sambil berujar, ‘Fuck you’, Gordon menganggapnya sebagai pujian dan memanfaatkannya sebagai motivasi.

Dalam pertandingan terakhir melawan Meksiko di babak 16 besar, Gordon berkontribusi besar dengan terlibat dalam gol kedua yang dicetak oleh Jude Bellingham dan mendapatkan penalti untuk gol ketiga Harry Kane. Tim Inggris menang 3-2 meskipun harus bermain dengan sepuluh orang setelah Jarell Quansah diusir dari lapangan. Gordon merasa bahwa tantangan seperti ini justru membangkitkan semangatnya.

Gordon, yang berusia 25 tahun, mengakui bahwa ia sering merasa perlu menghadapi kesulitan sebelum dapat menunjukkan performa terbaiknya. Ia mencatat pengalaman pahit di Euro 2024, di mana ia hanya tampil sekali sebagai pemain pengganti. Namun, ia berusaha mengambil pelajaran dari pengalaman tersebut dan menggunakannya untuk meningkatkan performanya di turnamen ini.

Awal Piala Dunia 2026 tidak berjalan mulus bagi Gordon, yang hampir tidak terlibat dalam permainan saat Inggris mengalahkan Kroasia 4-2 dan tampil buruk melawan Ghana. Ia kemudian dicadangkan dalam pertandingan melawan Panama, tetapi berhasil memberikan dua assist saat menggantikan Marcus Rashford dalam pertandingan melawan Republik Demokratik Kongo, yang dimenangkan Inggris 2-1.

Gordon berbagi tentang latar belakangnya yang sulit, tumbuh di Norris Green, Liverpool, dan menyatakan bahwa pengalaman tersebut membentuk karakternya. Ia berkomitmen untuk terus belajar dan berkembang, termasuk mempelajari bahasa dan membaca buku. Dalam presentasi perdananya di Barcelona, ia mengejutkan banyak orang dengan menjawab beberapa pertanyaan dalam bahasa Spanyol.




Meskipun menghadapi tantangan seperti tekanan ketinggian di Mexico City, Gordon menekankan pentingnya mentalitas yang kuat. Ia merasa tantangan fisik bukanlah satu-satunya faktor, melainkan mental yang harus diatasi. Gordon berharap dapat terus menunjukkan kemampuannya dan menginspirasi orang lain dengan perjalanan hidupnya.

Sumber: The Guardian

Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com