ZONAUTARA.com – PT Tracon Industri menunjukkan kepedulian terhadap ekosistem pesisir melalui partisipasinya dalam penanaman 500 bibit mangrove di Dusun Tangkolak, Desa Sukakerta, Kecamatan Cilamaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada Senin (6/7). Langkah ini sebagai upaya mitigasi abrasi dan pemulihan ekosistem pesisir.
Program penanaman mangrove ini dilaksanakan sebagai bagian dari kolaborasi yang digagas PT Pupuk Kujang bersama sejumlah entitas di lingkup PT Pupuk Indonesia (Persero). Pihak manajemen dan karyawan PT Tracon Industri turut hadir secara langsung di lapangan, menandakan komitmen kuat terhadap pembangunan berkelanjutan.
Direktur Utama PT Tracon Industri, Muhammad Badri Halim, mengungkapkan bahwa partisipasi perusahaan dalam kegiatan ini didasari oleh pemahaman akan pentingnya stabilitas ekosistem sebagai fondasi operasional. “Perusahaan tidak hanya memiliki tanggung jawab nilai ekonomi, tetapi juga wajib menjaga lingkungan dan keberlanjutan wilayah tempat kita beroperasi,” ujar Badri dalam siaran pers yang diterima Sabtu (11/7).
Dusun Tangkolak, sebagai wilayah pesisir Pantai Utara Jawa yang berhadapan langsung dengan laut, menghadapi ancaman abrasi yang serius. Penanaman mangrove dinilai dapat menjadi benteng alami dalam meredam gelombang dan mencegah laju sedimentasi yang merusak pantai.
Badri menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga aset alam. “Dibutuhkan kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat agar kawasan pesisir terus memberikan manfaat bagi generasi saat ini maupun mendatang,” tegasnya.
Diolah dari laporan Media Indonesia.

