ZONAUTARA.com – Pelatih tim nasional Argentina, Lionel Scaloni, berupaya mengendalikan ketegangan menjelang semifinal Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Inggris. Ia menegaskan bahwa pertemuan kedua tim ini adalah pertempuran di lapangan sepak bola demi meraih tiket final.
Scaloni dengan tegas mengesampingkan anggapan bahwa pertemuan antara tim Albiceleste dengan The Three Lions sarat rivalitas politik dari sejarah lampau. Menurutnya, fokus utama adalah pada teknis permainan di lapangan hijau, bukan konteks di luar itu. “Ini pertandingan sepak bola. Kita akan memainkan pertandingan sepak bola melawan tim nasional hebat yang memiliki pelatih hebat yang sangat saya hargai dan kagumi,” kata Scaloni, dikutip dari The Guardian, Senin (14/7).
Pertandingan bergengsi itu dijadwalkan digelar di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, AS, pada Kamis (16/7) pukul 02.00 WIB. Argentina maju ke semifinal setelah menundukkan Swiss dengan skor 3-1 lewat perpanjangan waktu, sementara Inggris mengalahkan Norwegia 2-1 untuk mengamankan posisi di empat besar. Sebagai juara bertahan, Argentina menghadapi tekanan ekstra dalam laga ini.
Pertemuan antara Argentina dan Inggris selalu menarik perhatian karena sejarah panjang pertemuan mereka di Piala Dunia. Ada momen-momen ikonik yang selalu dikenang dalam setiap laga kedua tim ini. Di samping itu, hubungan kedua negara yang terhubung dengan konflik Kepulauan Falkland tahun 1982 membuat laga ini semakin sensitif, namun Scaloni menaruh fokus pada profesionalisme di sepak bola.
Penyerang Argentina, Jose Manuel Lopez, mengakui sejarah besar dalam duel ini, tetapi ia menegaskan skuadnya akan mempertahankan profesionalisme tinggi. “Jelas, di luar empat garis lapangan, ini adalah pertandingan yang memiliki banyak sejarah, banyak rasa sakit, dan banyak hal di baliknya. Namun, kami profesional. Kami akan memainkannya seperti yang kami mainkan di setiap pertandingan, hingga detik terakhir, memberikan segalanya,” ujarnya.
Diolah dari laporan Media Indonesia.

