ZONAUTARA.com – Lima bulan lalu, Andy Burnham kembali ke kantornya sebagai Wali Kota Manchester usai gagal mencalonkan diri di parlemen akibat keputusan eksekutif partai. Dalam pertemuan dengan saya beberapa minggu kemudian, Burnham mengungkapkan keinginannya untuk mengatasi kekecewaan dengan rencana ambisius bagi kawasannya.
Burnham menjelaskan bahwa dia berencana untuk mengajukan Manchester sebagai tuan rumah final Piala Dunia Sepak Bola Wanita 2035 kepada FIFA, menggantikan Wembley. “Bayangkan betapa menginspirasinya hal itu bagi para gadis yang tumbuh di Inggris utara,” katanya. Dia juga menyatakan rencananya bergabung dengan beberapa wali kota lainnya untuk mengajukan tawaran Olimpiade “Great Northern” di kawasan utara Inggris, serta merencanakan perhelatan Ryder Cup di Bolton.
Civic ambition Burnham merupakan hasil dari status Manchester sebagai ekonomi kota dengan pertumbuhan tercepat di Inggris. Saat Burnham bersiap menjadi perdana menteri, timbul pertanyaan, apakah model yang sama dapat diterapkan secara nasional? Sebelumnya, Manchester berhasil memindahkan Brit Awards dari London setelah setengah abad.
Sebelum Burnham kembali ke parlemen Juni lalu, sudah ada pembicaraan mengenai ‘Manchesterism’ sebagai filosofi politik-ekonomi untuk transformasi nasional, didasari oleh kritik terhadap negara Inggris yang dianggap terlalu terpusat. Manchester dikenal sebagai perpaduan antara pasar bebas dengan semangat sosial yang kuat, dari perdagangan kapas hingga gerakan koperasi, serikat pekerja, dan Suffragette.
Sejarah modern Manchester dimulai pada musim panas 1996 ketika sebuah bom IRA menghancurkan pusat kota, memicu rekonstruksi besar yang mengangkat kembali kota ini dari keterpurukan deindustrialisasi. Proyek besar dipelopori oleh para pemimpin politik, budaya, dan bisnis lokal, serta arsitek Ian Simpson, memfokuskan pada transformasi lahan industri dan menarik modal internasional. Manchester berhasil menjadi contoh bagi bagaimana modal publik bisa mendukung pembaruan urban secara efektif.
Diolah dari laporan BBC News.

