ZONAUTARA.com – Timnas Spanyol meraih kemenangan 1-0 atas Argentina dalam final Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Stadion Lusail, Qatar, pada Minggu (20/7/2026) pukul 05.35 WIB. Gol kemenangan Spanyol dicetak oleh Ferran Torres di babak tambahan waktu, setelah pertandingan sebelumnya berlangsung ketat dan tanpa gol.
Penjaga gawang Spanyol, Unai Simón, tampil cemerlang dengan melakukan penyelamatan penting setelah kesalahan awal dari Pau Cubarsí. Meskipun sempat mengalami tekanan, Simón tetap sigap dan menjaga gawangnya dari kebobolan.
Pedro Porro menunjukkan performa luar biasa meski sebelumnya terlibat dalam pertarungan degradasi. Ia terus memberikan kontribusi positif di lapangan dan mendapatkan penilaian tinggi.
Pau Cubarsí, yang berusia 19 tahun, berhasil bangkit setelah kesalahan awalnya dan bermain solid sepanjang pertandingan. Aymeric Laporte menjadi kekuatan stabil di lini belakang dan hampir mencetak gol, namun headernya tidak tepat sasaran.
Marc Cucurella selalu berkomitmen tinggi dan aktif dalam serangan, sedangkan Rodri, yang merupakan pemenang Ballon d’Or 2024, menunjukkan kembali performa terbaiknya dengan menguasai lini tengah. Dani Olmo juga berkontribusi dengan menciptakan peluang berbahaya untuk timnya.
Pemain muda Lamine Yamal tampil percaya diri dan berhasil membawa timnya meraih gelar juara dunia. Meskipun Álex Baena tidak seaktif biasanya, ia tetap menjadi bagian penting dari strategi tim.
Di sisi Argentina, Emiliano Martínez menunjukkan performa mengesankan dengan beberapa penyelamatan gemilang, namun tidak bisa berbuat banyak untuk menggagalkan gol Torres. Gonzalo Montiel melakukan tackle penting sebelum ditarik keluar, sementara Cristian Romero mengalami cedera yang membuatnya harus meninggalkan lapangan lebih awal.
Lionel Messi tidak bisa memberikan penampilan terbaiknya dalam laga ini dan tidak dapat mengulang kesuksesannya mengantar Argentina meraih kemenangan. Penggantinya, Nicolás Otamendi, juga tidak mampu menambah kecepatan pertahanan tim yang sudah berkurang.
Beberapa pemain Argentina, seperti Enzo Fernández, menerima kartu merah setelah melakukan pelanggaran yang tidak perlu, memperparah situasi tim yang sudah tertinggal. Meskipun Julián Alvarez berjuang keras untuk masuk ke dalam permainan, ia tidak mampu berkontribusi banyak sebelum ditarik keluar.
Dengan hasil ini, Spanyol berhasil mengukir sejarah baru dengan meraih gelar juara dunia, sementara Argentina harus berusaha lebih keras di turnamen mendatang.
Sumber: The Guardian

