ZONAUTARA.com – Pemerintah Kota Bontang berkomitmen mendorong pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) guna meningkatkan kapasitas dan daya saing dalam menghadapi era digital. Hal ini difasilitasi melalui Workshop Gerakan Mandiri Usaha Mikro Kecil (GEMA UMK) Tahun 2026 yang dilaksanakan pada 15 dan 16 Juli 2026 di Ruang Pirus Hotel Grand Equator, Bontang Utara.
Workshop yang bertajuk “Dapat Cuan Cepat dengan AI Lebih Hebat” ini dihadiri oleh sejumlah pejabat, seperti Lukman, Staf Ahli Bidang Perekonomian, Keuangan dan Sumber Daya Manusia Sekretariat Daerah Kota Bontang, yang hadir mewakili Wali Kota Bontang, serta berbagai pimpinan instansi terkait termasuk Kepala Dinas Kominfo Andi Hasanuddin Akmal.
VP TJSL Pupuk Kaltim, Rezha Abdillah, menjelaskan bahwa kegiatan pelatihan ini diikuti oleh 48 pelaku usaha mikro kecil dari Kota Bontang. Tujuannya adalah untuk membekali mereka dengan keterampilan dalam memanfaatkan AI untuk meningkatkan produktivitas dan membuka peluang pasar baru.
Mewakili Wali Kota Bontang, Lukman menyampaikan apresiasi kepada PT Pupuk Kaltim atas dukungan mereka melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). “Kolaborasi seperti ini menjadi modal penting dalam memperkuat ekonomi daerah,” ungkapnya. Ia juga menekankan bahwa kehadiran AI bukan untuk menggantikan pelaku usaha, tetapi sebagai alat bantu meningkatkan efisiensi dan kreativitas bisnis.
Pemerintah berharap bahwa melalui pelatihan ini, UMKM di Bontang dapat bersaing secara kompetitif, baik di pasar lokal maupun nasional. Ditegaskan pula bahwa kemajuan UMKM tidak hanya bergantung pada modal, tetapi juga pada kemauan untuk berinovasi dan mengadopsi teknologi baru.
Diolah dari laporan Media Indonesia.

