ZONAUTARA.com – Ann Widdecombe, mantan anggota parlemen Inggris, ditemukan meninggal di rumahnya di Haytor, Devon, setelah mengalami serangan brutal. Menurut keterangan jaksa di Pengadilan Westminster Magistrates’, Widdecombe dipukul dengan palu sebanyak 21 kali di kepalanya saat sedang makan siang. Kejadian tersebut terekam oleh kamera keamanan.
Jaksa Kashif Malik mengatakan bahwa pria yang didakwa atas pembunuhan Widdecombe, Joshua Kerry, tiba di rumahnya pada 8 Juli menggunakan mobil Vauxhall Corsa merah dan masuk melalui pintu depan. Kerry, yang berusia 28 tahun dari South Yorkshire, diduga memukul Widdecombe berulang kali di dapurnya, menjatuhkannya dari kursi, dan mengambil dompetnya sebelum melarikan diri.
Di sidang Pengadilan Old Bailey, jaksa Alistair Richardson menyebut serangan tersebut dilakukan dengan “kekerasan yang luar biasa”. Kejadian ini terungkap setelah Widdecombe tidak hadir dalam wawancara daring yang telah dijadwalkan dengan program Channel 5 pada hari yang sama. Asisten pribadi Widdecombe lantas meminta tukang kebun untuk memeriksa keadaan Widdecombe, yang kemudian menemukannya pada 9 Juli.
Penyidik polisi, yang dipimpin oleh detektif kontra-terorisme, masih menyelidiki apakah ada kaitan teror atau motivasi politik dalam serangan ini. Kerry telah didakwa dengan pembunuhan dan ditahan di HMP Belmarsh. Ia akan kembali ke sidang pengadilan pada 9 Oktober untuk persiapan praperadilan, dengan tanggal percobaan sementara dijadwalkan pada 8 Juni 2027.
Karier politik Ann Widdecombe dikenal luas. Ia menjabat sebagai anggota parlemen Konservatif untuk Maidstone di Kent selama 23 tahun dan bertugas dalam beberapa jabatan menteri di bawah pemerintahan Sir John Major pada tahun 1990-an. Selepas dari parlemen, Widdecombe ikut serta dalam program televisi seperti Strictly Come Dancing dan Celebrity Big Brother. Dia juga pernah menjadi anggota Parlemen Eropa untuk Partai Brexit dan bergabung dengan Reform UK pada 2023 sebagai juru bicara partai.
Diolah dari laporan BBC News.

