ZONAUTARA.com – Satu orang meninggal dunia dan 16 lainnya mengalami luka-luka setelah sebuah mobil van putih menerjang kerumunan di pinggiran perayaan Berlin Pride (Christopher Street Day/CSD) pada Sabtu (25/7/2026) malam. Insiden ini terjadi sesaat sebelum pukul 22.00 waktu setempat, ketika kendaraan tersebut menerobos area Taman Tiergarten di dekat Gerbang Brandenburg, menabrak para pejalan kaki sebelum akhirnya menghantam pohon.
Kepolisian Berlin, Jerman, telah mengidentifikasi terduga pelaku, yang saat ini buron, sebagai anggota jaringan ekstremis Islam di kota tersebut. Juru bicara pemadam kebakaran Berlin, Dominik Pretz, mengonfirmasi bahwa beberapa korban luka berada dalam kondisi kritis.
Menurut saksi mata yang dikutip tabloid Bild, seorang pria terlihat keluar dari van sesaat usai tabrakan dan langsung melarikan diri dengan berjalan kaki. “Kendaraan ditemukan kosong. Kami sedang bekerja intensif untuk melacak dan menangkap pelaku,” tegas pernyataan resmi Kepolisian Berlin.
Wali Kota Berlin, Kai Wegner, mengecam peristiwa tersebut melalui platform X sebagai serangan brutal terhadap masyarakat yang bebas dan kosmopolitan. Serangan ini mengakibatkan panitia menghentikan lebih awal salah satu perayaan Pride terbesar di Eropa tersebut.
Sejak tahun lalu, berbagai organisasi LGBTQ+ di Berlin telah memperingatkan akan meningkatnya ancaman keamanan, yang diiringi dengan melonjaknya dukungan bagi partai sayap kanan ekstrem Alternative für Deutschland (AfD) dalam jajak pendapat nasional. Rangkaian acara tahun ini, yang mengusung moto “Taking a stand is hot,” juga diawali oleh demonstrasi pro-demokrasi menjelang pemilihan umum negara bagian Berlin pada September mendatang.
Diolah dari laporan Tirto.id.

