ZONAUTARA.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa gempa dengan magnitudo 5,2 mengguncang barat laut Tahuna, Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, pada Rabu (29/7/2026) pukul 22.10 WIB.
Pusat gempa tersebut terletak 853 km barat laut Sangihe, tepatnya di wilayah Filipina, dengan koordinat 10,98 derajat Lintang Utara dan 123,31 derajat Bujur Timur, serta kedalaman 124 km.
Sejauh ini, belum ada laporan mengenai kerusakan atau korban yang diakibatkan oleh gempa ini. Gempa ini merupakan yang ketiga di wilayah tersebut dengan magnitudo di atas 5. Sebelumnya, pada pukul 20.16 WIB dan 20.23 WIB, gempa dengan kekuatan magnitudo 5,2 juga mengguncang barat laut Tahuna dengan kedalaman 10 km.
BMKG menjelaskan bahwa data yang dilaporkan mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data mungkin dapat berubah seiring dengan bertambahnya data yang masuk. Wilayah sekitar juga dikenal sebagai salah satu daerah yang paling aktif secara seismik di dunia karena berada dekat dengan Filipina dan merupakan bagian dari kawasan Cincin Api Pasifik.
Indonesia sendiri merupakan negara yang rawan gempa bumi, karena terletak di pertemuan beberapa lempeng tektonik utama, termasuk Indo-Australia, Eurasia, Pasifik, dan Filipina.
Diolah dari laporan Antara – Top News.

