ZONAUTARA.com – Banyak orang mempercayai bahwa memelihara hewan seperti anjing atau kucing dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan. Namun, sebuah survei berskala besar di Swiss menunjukkan bahwa kepemilikan hewan peliharaan tidak memberikan perbedaan nyata terhadap tingkat kesehatan seseorang.
Studi yang dipimpin oleh Rahel Marti dari University of Basel dan dipublikasikan dalam jurnal PLOS One, bekerja sama dengan Swiss Tropical and Public Health Institute (Swiss TPH), menganalisis tanggapan dari 2.328 orang dewasa di Swiss mengenai hewan peliharaan, kondisi kesehatan, dan kehidupan sehari-hari mereka.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemilik hewan peliharaan tidak otomatis lebih sehat dibandingkan dengan mereka yang tidak memeliharanya. Bahkan, para pemilik hewan melaporkan kondisi kesehatan yang sedikit lebih buruk dan mengonsumsi 0,19 batang rokok lebih banyak per hari dibandingkan non-pemilik.
Pada indikator lain, seperti tingkat kesepian, kepuasan hidup, kesejahteraan psikologis, dukungan sosial harian, serta frekuensi kunjungan ke dokter, tidak ditemukan perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Peneliti mencatat keterikatan emosional memegang peranan penting. Mereka menemukan bahwa individu yang sangat bergantung secara emosional pada hewan peliharaan melaporkan tingkat kesepian yang lebih tinggi dan kesejahteraan psikologis sedikit lebih rendah.
Meskipun demikian, para peneliti mengingatkan agar hasil studi ini disikapi secara bijak karena penelitian bersifat eksploratif dan dilakukan pada satu titik waktu di wilayah Swiss. “Temuan kami menunjukkan sekadar memiliki hewan peliharaan tidak berhubungan dengan kesehatan atau kesejahteraan yang lebih baik,” catat para peneliti. Para penulis menyimpulkan bahwa hal yang paling menentukan adalah sejauh mana seseorang menganggap hewan tersebut sebagai sumber dukungan emosional serta seberapa banyak waktu yang dihabiskan bersama.
Diolah dari laporan Media Indonesia.

