ZONAUTARA.com – Brescia Calcio, klub sepak bola asal Italia, dinyatakan bangkrut oleh Pengadilan Brescia pada 28 Juli 2026, setelah setahun tidak berkompetisi. Klub yang berdiri sejak 17 Juli 1911 di Lombardia ini memiliki utang sebesar 20 juta Euro yang tidak dapat dilunasi.
Sejak berdirinya, Brescia hanya 23 kali tampil di Serie A dan dikenal pada masa keemasan Liga Italia antara akhir 1990-an hingga awal 2000-an. Klub ini bermarkas di Stadion Mario Rigamonti dan mencapai prestasi tertingginya pada musim 2000/2001 dengan finis peringkat 8 serta mencapai final Piala Intertoto pada musim berikutnya. Pada masa tersebut, eksistensi Brescia diperkuat oleh pemain ternama seperti Roberto Baggio, Pep Guardiola, dan Andrea Pirlo.
Namun, kesuksesan ini tidak berlangsung lama. Terakhir kali Brescia tampil di Serie A adalah pada musim 2019/2020, sebelum akhirnya turun ke Serie B, dan kemudian terdegradasi ke Serie C pada musim 2024/25. Krisis finansial memperparah keadaan, dengan presiden Massimo Cellino yang dinilai bertanggung jawab atas situasi ini, hingga Brescia tidak dapat tampil di Serie C pada musim berikutnya.
Tanda-tanda kehancuran Brescia terlihat sejak akhir musim 2024/2025, dengan pengurangan poin akibat pelanggaran finansial. Poin mereka berkurang menjadi 39, membuat Brescia terdegradasi ke Serie C bersama dua tim lainnya. Pada Juni 2025, klub mengumumkan ketidaksanggupan tampil di Serie C, dan Federasi Sepak Bola Italia mencabut lisensi profesional klub tersebut.
Klub dengan sejarah 114 tahun ini sebenarnya memiliki potensi untuk mendapatkan dana solidaritas dari transfer Sandro Tonali, namun jumlah tersebut tidak cukup untuk menutupi utang yang ada. Kini, setelah setahun ketidakpastian, Brescia resmi dinyatakan bangkrut, menandai akhir dari perjalanan panjang mereka di dunia sepak bola Italia.
Diolah dari laporan Tirto.id.

