ZONAUTARA.com – Bank DBS Indonesia menyelenggarakan DBS Insights Forum 2026 bertajuk “A New Lens on a Multipolar World” di Jakarta, di tengah ketidakpastian global yang dipengaruhi oleh dinamika geopolitik serta perubahan kebijakan ekonomi. Acara ini dirancang untuk membantu nasabah dalam mengelola kekayaan dan mengambil keputusan finansial yang tepat.
Forum ini menghadirkan pakar dari berbagai bidang yang membahas lanskap ekonomi dan geopolitik global serta strategi menavigasi pasar Asia dan Amerika Serikat. Melfrida Gultom, Consumer Banking Director PT Bank DBS Indonesia, menekankan pentingnya strategi yang mereka siapkan untuk mendukung nasabah menghadapi tantangan tersebut. “Tentunya Bank DBS Indonesia hadir melalui relationship manager (RM) yang juga diperlengkapi dengan berbagai insights,” papar Melfrida.
Bank DBS memiliki Chief Investment Officer (CIO) di Singapura yang berperan dalam memberikan wawasan berskala global. “Insights oleh CIO kami diolah oleh para RM disertai dengan pengetahuan mereka mengenai preferensi dan tujuan finansial setiap nasabah,” lanjut Melfrida, sehingga solusi yang diberikan dapat lebih tajam dan menyeluruh.
Selain itu, Bank DBS Indonesia menawarkan fitur nudges berbasis Artificial Intelligence (AI), yang dirancang untuk memberikan wawasan, rekomendasi, dan notifikasi keuangan yang diadaptasikan dengan kebiasaan dan profil risiko nasabah. Fitur ini menggunakan AI dan machine learning untuk memastikan informasi yang diberikan relevan dan dapat diambil tindakan.
Dalam forum itu, tantangan juga dipaparkan oleh Head of Global Financial Markets PT Bank DBS Indonesia, Ronny Setiawan. Di awal 2026, perubahan kebijakan suku bunga Amerika Serikat diantisipasi sebagai momen yang unik, mengubah paradigma pasar secara signifikan. Ronny menjelaskan, “Jadi ada perubahan, shifting di market paradigm.”
Diolah dari laporan CNBC Indonesia – News.

