ZONAUTARA.com – Indonesia akan segera menambah kapasitas produksi baterai kendaraan listrik dengan pengoperasian pabrik baru yang berlokasi di Karawang, Jawa Barat. Fasilitas ini dikelola oleh PT Contemporary Amperex Technology Indonesia Battery (CATIB) dan bertujuan untuk mendukung industri kendaraan listrik di Indonesia.
Menurut Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, pembangunan pabrik tersebut telah selesai dan kini siap dioperasikan. Persiapan terakhir adalah menyesuaikan jadwal Presiden RI Prabowo Subianto untuk meresmikannya. “Sudah siap diresmikan. Kita tinggal menunggu waktu yang tepat dari Bapak Presiden. Pabriknya sudah jadi,” ujar Bahlil saat ditemui di Kementerian ESDM.
Pabrik ini merupakan yang kedua di Indonesia setelah pabrik milik PT Hyundai LG Indonesia (HLI) Green Power yang juga berada di Karawang. Pabrik pertama telah diresmikan pada Juli 2024. “Jadi sudah ada dua pabrik baterai yang kita bangun ya. Satu adalah LG dan satu lagi CATL,” tambah Bahlil.
CATIB adalah hasil kerjasama antara Indonesia Battery Corporation (IBC) dan anak usaha Contemporary Amperex Technology Co Limited (CATL) dari China. Direktur Utama IBC Aditya Farhan Arif mengungkapkan bahwa kapasitas produksi tahap pertama mencapai 6,9 GWh, dan pabrik ini didesain untuk langsung berproduksi secara komersial begitu siap.
Pabrik yang terletak di Artha Industrial Hill (ALH) & Karawang New Industry City (NICC) memulai pembangunannya pada 29 Juni 2025 dan butuh sekitar 14 bulan hingga sekarang siap beroperasi. Proyek ini merupakan bagian dari ekosistem baterai EV terintegrasi terbesar di Asia Tenggara dengan total investasi US$5,9 miliar.
Diolah dari laporan CNBC Indonesia – News.

