ZONAUTARA.com – Seorang korban kekerasan domestik menceritakan kepada BBC Breakfast bagaimana ia diserang di kamar hotelnya setelah staf resepsionis Travelodge memberikan kunci kepada pelakunya. Wanita bernama samaran Lucy ini merasa “dikecewakan” oleh rantai hotel tersebut dan menggambarkannya sebagai salah satu malam paling traumatis dalam hidupnya setelah pelaku menendang pintu hingga lepas dari engsel.
Lucy menghubungi BBC setelah mendengar mengenai kasus hukum Kyran Smith, yang melakukan pelecehan seksual terhadap seorang wanita di tempat tidur Travelodge di Maidenhead pada tahun 2022. Travelodge, dalam menanggapi kasus Lucy, menyatakan bahwa meskipun insiden seperti ini “sangat jarang”, keselamatan dan keamanan pelanggan selalu menjadi prioritas, dengan staf yang baru-baru ini mengikuti pelatihan.
Lucy mengatakan dia menginap di hotel di London pada Oktober 2025 untuk “melarikan diri dari ketakutan” setelah masa-masa kekerasan yang membuatnya “takut dan kelelahan.” Dia menuturkan, “Dia masuk ke hotel dan memberitahu resepsionis bahwa pacarnya sedang mengalami kejang. Dia menanyakan kamar dan lantai tempat saya menginap.” Resepsionis kemudian memberikan kunci dan mengarahkannya ke kamar Lucy.
“Saya tidak percaya. Tempat yang saya kira tidak bisa dia datangi, ternyata dia berhasil mencapai. Saya merasa panik. Tempat aman saya lenyap seketika,” tambahnya. Dia mengatakan, pria itu menyerangnya secara fisik dan mencoba merampas ponselnya. Setelah meyakinkan pelaku untuk pergi, pria tersebut kembali dengan perilaku yang lebih agresif.
Lucy mengatakan, “Saya sangat ketakutan. Saya membeku, berharap dia akan berhenti. Namun, dia malah menendang pintu kamar hotel hingga terlepas dari engsel dan memaksa masuk kembali.” Travelodge menyatakan bahwa pelaku telah memberikan nama lengkap dan nomor kamar Lucy di resepsionis, namun kebijakan yang melarang mengonfirmasi kehadiran tamu kepada pihak ketiga tidak dilakukan dengan benar.
Pihak Travelodge menyampaikan permintaan maaf atas insiden ini dan menegaskan telah melakukan perubahan kebijakan keamanan akses kamar agar kunci tambahan atau pengganti hanya dikeluarkan dengan izin eksplisit dari tamu yang bersangkutan.
Diolah dari laporan BBC News.

