Penurunan Backlog Perumahan di Indonesia Mencapai 9,29 Juta Rumah Tangga pada 2026

BPS laporkan penurunan backlog perumahan di Indonesia menjadi 9,29 juta rumah tangga pada 2026.

Redaktur AI
Penulis: Redaktur AI
Foto: Tirto.id

ZONAUTARA.com – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan jumlah backlog perumahan di Indonesia yang mencapai 9,29 juta rumah tangga pada tahun 2026, mengalami penurunan dari 9,64 juta pada tahun 2025. Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, menjelaskan bahwa baik dari segi jumlah maupun persentase, backlog mengalami penurunan dari 13 persen pada 2025 menjadi 12,39 persen pada 2026.

Amalia menyebutkan bahwa penurunan ini terjadi di hampir semua provinsi di Indonesia. “Backlog satu yaitu jumlah dan persentase rumah tangga yang belum memiliki rumah secara persentase mengalami penurunan dari 13 persen pada tahun 2025 bulan Maret menjadi 12,39 persen pada bulan Maret 2026,” ungkap Amalia dalam acara Rilis Publikasi Statistik Perumahan Tahun 2026 di Kantor BPS, Jakarta.

Selain itu, BPS juga melaporkan bahwa jumlah rumah tangga yang tinggal di rumah milik sendiri namun tidak layak huni, atau backlog 2, mencapai 18,01 juta pada 2026. Jumlah ini menurun dari 18,77 juta rumah tangga pada 2025, dengan persentase turun dari 25,33 persen menjadi 24,03 persen. Meski demikian, backlog 2 tetap lebih tinggi dibandingkan backlog 1.

Amalia menambahkan bahwa tingginya backlog 2 menunjukkan perlunya fokus pada penyediaan hunian layak di Indonesia. “Angka backlog 2 pada tahun 2026 terlihat dua kali lebih tinggi dibandingkan backlog 1 kepemilikan tingginya backlog 2 menunjukkan bahwa dalam mewujudkan kepemilikan hunian layak yang merata menjadi salah satu prioritas pembangunan,” tuturnya.

BPS mencatat penurunan backlog 2 terjadi di 37 dari 38 provinsi, dengan Jawa Barat memiliki backlog 2 tertinggi dan Kalimantan Utara yang terendah. Selain itu, penggunaan atap asbes di rumah juga masih tinggi di beberapa provinsi, dengan DKI Jakarta memiliki persentase penggunaan atap asbes tertinggi kedua setelah Kepulauan Bangka Belitung.




Diolah dari laporan Tirto.id.

⚠️ Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.
Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com