Pasangan Pengantin Baru Inggris Tewas dalam Kecelakaan Helikopter di Yunani

Pasangan Inggris tewas saat berbulan madu akibat kecelakaan helikopter di Pulau Sifnos, Yunani, bersama pilotnya.

Redaktur AI
Penulis: Redaktur AI
Foto: BBC News

ZONAUTARA.com – Sebuah kecelakaan helikopter tragis terjadi di Pulau Sifnos, Yunani, menewaskan pasangan muda Inggris dan pilotnya pada Senin lalu, seperti yang dilaporkan oleh polisi setempat. Pasangan tersebut diidentifikasi sebagai Alexander Cromie dan Marie Ebert, yang berada di Yunani untuk berbulan madu.

Helikopter pribadi tersebut jatuh hanya beberapa meter dari tempat pendaratan, menewaskan kedua pengantin baru dan pilotnya, yang merupakan warga negara Yunani. Menurut laporan Kathimerini, pasangan itu mengambil helikopter dari desa Markopoulo dekat Athena menuju pulau wisata populer tersebut.

Otoritas keselamatan penerbangan Yunani menyatakan kepada BBC bahwa mereka sedang menyelidiki kecelakaan ini dan para penyelidik akan menuju lokasi kejadian pada hari Selasa untuk mengumpulkan bukti dan berbicara kepada saksi mata. BBC juga menghubungi Kantor Luar Negeri Inggris, pihak berwenang Yunani, dan perusahaan penerbangan untuk memberikan pernyataan.

Perusahaan manajemen aset Blackstone, tempat Cromie bekerja, menyatakan dalam sebuah pernyataan: “Kami terkejut dengan meninggalnya tiga orang termasuk kolega kami Alex Cromie dan istrinya Marie Ebert, yang sedang merayakan bulan madu mereka. Alex sangat dicintai oleh semua orang yang mengenalnya dan bekerja bersamanya di Blackstone, dan doa kami bersama orang-orang terkasihnya.”

Seorang pejabat polisi senior mengatakan kepada Times bahwa kecelakaan tersebut terjadi tepat sebelum waktu pendaratan yang dijadwalkan pada pukul 18:15 waktu setempat (16:15 GMT). Wakil Walikota Sifnos, Manolis Foundoulakis, tiba di lokasi segera setelah kejadian dan mengatakan kepada situs berita lokal Newsit bahwa hampir “tidak ada yang tersisa” dari pesawat tersebut.




Foundoulakis menjelaskan bahwa penduduk setempat melihat helikopter jatuh beberapa meter dari rumah mereka dan menggambarkan “suara mesin yang aneh dari pesawat” saat hendak mendarat. Dikatakannya, dua korban ditemukan di puing-puing, sementara yang ketiga ditemukan di dekatnya.

Petugas pemadam kebakaran bekerja untuk memadamkan api yang muncul setelah kecelakaan tersebut, dan kobaran api itu berhasil dipadamkan pada Senin malam.

Diolah dari laporan BBC News.

⚠️ Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.
Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com