ZONAUTARA.com – Di tengah bencana gempa yang melanda Nusa Tenggara Timur, pemerintah dan berbagai pihak secara sigap melakukan tindakan pemulihan dan pertolongan. Di bidang kebijakan ketenagakerjaan, terobosan BPJS Ketenagakerjaan mengizinkan pencairan sebagian Jaminan Hari Tua (JHT) tanpa resign memberikan alternatif solusi ekonomi bagi para pekerja.
Fokus Pemulihan Infrastruktur Gempa NTT
Dikutip dari Antara, pemerintah memprioritaskan pemulihan infrastruktur dasar seperti jalan, air, dan listrik di NTT pascagempa. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono menegaskan alat berat telah dikerahkan untuk membuka akses wilayah terdampak dan memastikan distribusi bantuan lancar.
Baca selengkapnya di Antara – Top News →
Korban Selamat dari Runtuhan Gempa NTT
CNN Indonesia melaporkan seorang nenek berusia 84 tahun berhasil dievakuasi setelah tertimbun reruntuhan selama empat hari akibat gempa di NTT. Keberhasilan evakuasi ini menggambarkan upaya keras masyarakat dan tim penyelamat dalam situasi sulit.
Baca selengkapnya di CNN Indonesia – Nasional →
BPJS JHT Cair Tanpa Resign
Sebagaimana diberitakan oleh Antara, saldo Jaminan Hari Tua BPJS Ketenagakerjaan kini dapat dicairkan sebagian bahkan jika peserta masih aktif bekerja. Hal ini disyaratkan dengan masa kepesertaan minimal 10 tahun, dengan klaim untuk kepemilikan rumah hingga 30 persen.
Baca selengkapnya di Antara – Ekonomi →
Pembatasan Pertalite Masih Dikaji
Dilansir dari Antara, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan rencana pembatasan Pertalite masih dalam kajian. Saat ini distribusi Pertalite tetap berjalan sebagaimana biasa, dan pemerintah terus mengutamakan subsidi bagi masyarakat yang berhak.
Baca selengkapnya di Antara – Top News →
Pemulihan infrastruktur pascagempa di NTT diharapkan segera rampung agar aktivitas warga bisa kembali normal. Sementara, keputusan final terkait pembatasan Pertalite masih dinantikan.

