ZONAUTARA.com – ​Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado kembali meluluskan sebanyak 1.017 wisudawan dalam gelaran Wisuda Gelombang I Tahun Akademik 2026/2027 yang berlangsung di Auditorium Unsrat, Kamis (20/8/2026).
Para lulusan tersebut berasal dari 11 fakultas serta program pascasarjana, yang tampak didampingi oleh ribuan orang tua dan wali murid hingga memadati area luar gedung upacara.
​Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Sulawesi Utara Victor Mailangkay, hadir membacakan sambutan tertulis Gubernur Yulius Selvanus. Pemprov Sulut menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada kampus Unsrat yang dinilai terus konsisten menjaga mutu pendidikan demi melahirkan sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, dan siap berkontribusi untuk daerah maupun bangsa.
​Gubernur mengingatkan para lulusan bahwa penganugerahan gelar akademik bukanlah garis akhir dari masa belajar, melainkan pintu gerbang awal menuju pengabdian yang jauh lebih besar.
Di tengah perkembangan teknologi digital, kecerdasan buatan, dan persaingan global yang dinamis, lulusan Unsrat dituntut untuk terus adaptif serta tidak cepat berpuas diri dengan ijazah yang diraih.
​Karakter, integritas, kreativitas, dan kemampuan berkolaborasi dinilai sebagai kunci utama agar ilmu pengetahuan yang didapatkan di bangku perkuliahan dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Pemprov Sulut menegaskan akan terus memperkuat sinergi dan kolaborasi bersama Unsrat, terutama dalam mendukung agenda pembangunan daerah, riset, inovasi, serta pengembangan kualitas SDM di Sulawesi Utara.
​Sementara itu, Plt Rektor Unsrat Prof. Dr. Ir. Jamaludin Jompa, M.Sc., ajak seluruh wisudawan untuk mengheningkan cipta sejenak dan menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada para orang tua.
Menurutnya, di balik kesuksesan para lulusan meraih gelar sarjana, ada pengorbanan serta doa tak terputus dari orang tua yang rela menunda impian pribadi mereka demi masa depan anak-anaknya.
​Jamaludin mengaitkan momen kelulusan ini dengan semangat peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang baru saja dirayakan.
Kelulusan mahasiswa dianggap sebagai buah dari keberanian, ketekunan, dan perjuangan panjang menuntaskan berbagai tantangan akademik, seperti penumpukan tugas hingga proses penelitian yang menguji kesabaran.
​Lebih lanjut, Rektor menegaskan bahwa momen wisuda adalah perayaan atas kemandirian berpikir dan keberanian menentukan masa depan. Beliau turut menggemakan kembali falsafah pahlawan nasional Dr. Sam Ratulangi, “Sitou Timou Tumou Tou”, yang berarti manusia hidup untuk memanusiakan manusia, sebagai fondasi moral bagi para wisudawan dalam melangkah ke dunia kerja.
​Upacara wisuda yang berlangsung khidmat dan penuh keharuan ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda, termasuk Kapolda Sulut, Dirut RSUP Prof. Kandou Manado, segenap pimpinan Senat dan Fakultas Unsrat, serta para tamu undangan daerah lainnya.

