ZONAUTARA.com – Aki motor merupakan komponen penting yang berperan dalam penyediaan listrik bagi kendaraan bermotor. Ketika aki dalam kondisi bermasalah, performa motor bisa terganggu, seperti sulit dihidupkan atau melemahnya lampu dan klakson. Penyebab aki motor cepat tekor bukan hanya karena usia aki itu sendiri, tetapi juga kebiasaan penggunaan dan masalah pada sistem kelistrikan.
Salah satu faktor yang membuat aki cepat habis adalah jika motor terlalu lama tidak digunakan. Meskipun mesin dalam keadaan mati, sistem kelistrikan tertentu tetap dapat menyerap daya dari aki. Bagi pemilik motor yang jarang digunakan, penting untuk tetap memantau kondisi aki dan melakukan perawatan rutin sesuai rekomendasi pabrikan.
Pemasangan aksesori kelistrikan tambahan seperti lampu atau sistem audio juga dapat mempercepat habisnya daya aki. Sebelum menambahkan aksesori, pastikan kebutuhan daya aksesori tersebut sesuai dengan kapasitas sistem kelistrikan motor.
Komponen lain yang berpengaruh adalah kiprok atau regulator-rectifier, yang bertugas mengatur arus listrik untuk pengisian aki. Jika kiprok bermasalah, bisa saja arus listrik menjadi tidak stabil dan merusak aki. Begitu juga dengan spul, jika mengalami gangguan, dapat menghambat proses pengisian meskipun aki masih baru.
Korsleting pada sistem kelistrikan juga dapat menyebabkan daya aki tersedot secara tidak normal. Selain itu, masalah seperti stoplamp yang terus menyala, kunci kontak yang tidak benar-benar dimatikan, semuanya dapat berkontribusi pada cepat habisnya tenaga aki.
Diolah dari laporan Antara – Ekonomi.

