Netanyahu Tuduh Iran Coba Bunuh Anaknya Menjelang Pemilu Israel

Benjamin Netanyahu mengklaim Iran mencoba membunuh salah satu putranya sebelum pemilu Israel.

Redaktur AI
Penulis: Redaktur AI
Foto: CNBC Indonesia – News

ZONAUTARA.com – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengungkapkan klaim mengejutkan bahwa Iran pernah berupaya membunuh salah satu putranya. Kejadian tersebut diungkapkan Netanyahu dalam wawancara telepon dengan Channel 14 Israel pada Senin, 24 Agustus 2026. Netanyahu, tanpa menyebutkan putra mana yang menjadi sasaran, menyatakan bahwa upaya tersebut merujuk pada perlunya peningkatan keamanan bagi para kandidat perdana menteri sebelum pemilihan umum Israel pada 27 Oktober 2026.

Netanyahu menjelaskan, “Untuk anak-anak saya, saya kira ada sesuatu yang benar-benar sulit dipercaya. Ya, Iran menargetkan salah satu anak saya. Iran mencoba membunuh, membunuh salah satu anak saya,” katanya kepada stasiun televisi yang dikenal mendukung pemerintah. Dia menambahkan, “Iran mencoba membunuh salah satu anak saya, dan karena itu perlindungan keamanan ini bukanlah sebuah kemewahan.” Misi Iran untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar mengenai tuduhan tersebut.

Klaim tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara Israel dan Iran setelah perang yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada Februari. Pada saat yang sama, pemerintahan koalisi Netanyahu menghadapi tekanan politik karena tertinggal dalam sejumlah jajak pendapat menjelang pemilihan umum.

Dalam wawancara tersebut, Netanyahu juga mengatakan bahwa ia telah meminta kepala badan keamanan Shin Bet, David Zini, agar memberikan perlindungan yang memadai kepada setiap kandidat perdana menteri. Pernyataan itu disampaikan setelah media Israel melaporkan Zini menolak memberikan perlindungan kepada Gadi Eisenkot, pesaing politik Netanyahu, meskipun tidak ada indikasi adanya ancaman.

Netanyahu kemudian menegaskan bahwa perlindungan keamanan, terutama bagi dirinya dan keluarganya, seharusnya tidak dianggap sebagai fasilitas tambahan mengingat ancaman yang ada. Hingga kini, belum ada rincian atau bukti publik mengenai rencana pembunuhan yang diungkap Netanyahu, termasuk kapan dan bagaimana aparat Israel menggagalkan atau mengantisipasi ancaman tersebut.




Diolah dari laporan CNBC Indonesia – News.

⚠️ Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.
Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com