Empat Bulan Krisis Air, Pemkab Sitaro Mulai Amankan Sumber Air Danau Kapeta Hadapi El Nino

Editor: Redaktur
Plt Bupati Bersama Kapolres Pantau Sumber Mata Air Danau Kapeta dan SPAM Burake

ZONAUTARA.com – Krisis air bersih yang melanda sejumlah wilayah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) dalam empat bulan terakhir mulai mendorong pemerintah daerah mengambil langkah untuk memastikan sumber air tetap tersedia bagi masyarakat.

Di tengah kondisi cuaca panas dan ancaman kekeringan akibat fenomena El Nino, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Sitaro, Heronimus Makainas, bersama Kapolres Sitaro AKBP Ronald Andry Mauboy, memantau langsung sumber mata air Danau Kapeta dan fasilitas Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), Kamis (27/8/2026).

Pemantauan tersebut bukan sekadar melihat kondisi sumber air. Pemerintah daerah ingin memastikan sumber air yang menjadi bagian penting dalam pelayanan air bersih tetap mampu menopang kebutuhan masyarakat ketika ketersediaan air semakin terbatas.

Dalam beberapa bulan terakhir, persoalan air bersih telah menjadi beban bagi warga di sejumlah wilayah Sitaro. Sebagian masyarakat bahkan harus membeli air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, mulai dari memasak, mandi hingga kebutuhan rumah tangga lainnya.

Kondisi tersebut membuat keberadaan sumber air dan keberlangsungan sistem distribusinya menjadi semakin penting.




Heronimus mengatakan, kondisi sumber air perlu mendapat perhatian serius karena fenomena El Nino berpotensi memengaruhi debit mata air dan ketersediaan air bersih.

“Ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Kita harus memastikan sumber-sumber air tetap terjaga dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan dengan baik,” ujar Heronimus.

Menurut dia, pemantauan sumber air perlu dilakukan secara berkala sebagai bagian dari langkah antisipasi. Pemerintah tidak ingin berhadapan dengan kondisi ketika sumber air sudah menurun drastis, sementara kebutuhan masyarakat terus meningkat.

Dalam pemantauan tersebut, Heronimus didampingi Direktur PDAM Sitaro, Arter Tamaka. Kondisi sumber mata air Danau Kapeta dan fasilitas SPAM menjadi perhatian karena keduanya berkaitan langsung dengan keberlangsungan pelayanan air bersih kepada masyarakat.

Bagi warga yang selama ini bergantung pada pasokan air yang semakin terbatas, keberlanjutan pelayanan PDAM menjadi persoalan yang sangat penting. Gangguan pada sumber air maupun sistem distribusi dapat membuat masyarakat kembali bergantung pada pembelian air dengan biaya tambahan.

Karena itu, pemerintah daerah juga mengajak masyarakat menggunakan air secara bijak dan ikut menjaga lingkungan serta sumber-sumber mata air.

Sementara itu, Kapolres Sitaro menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, PDAM, kepolisian dan masyarakat dalam menghadapi potensi dampak kekeringan.

Sinergi tersebut dibutuhkan bukan hanya untuk menjaga sumber air, tetapi juga memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan ketika tekanan terhadap ketersediaan air semakin besar.

Pemantauan Danau Kapeta dan SPAM menjadi salah satu langkah pemerintah menghadapi ancaman kekeringan yang masih berlangsung. Tantangannya kini bukan hanya bagaimana mendapatkan air, tetapi bagaimana memastikan sumber yang ada tetap tersedia dan dapat menjangkau masyarakat yang paling terdampak.

Dengan ancaman El Nino yang berpotensi memperpanjang periode kekeringan, kondisi sumber air Sitaro akan menjadi salah satu indikator penting apakah masyarakat dapat melewati krisis air tanpa beban yang semakin berat.

Share This Article
Berkarir sebagai jurnalis sejak 2015, memulai di surat kabar Manado Post, lantas ke koran Indo Post. Melanjutkan karir di Kompas TV, dan pada 2023 bergabung dengan Zonautara.com. Telah mengikuti pelatihan cek fakta dan liputan investigasi, serta mengerjakan berbagai fellowship.
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com