Belanja Masyarakat Kuartal III 2026 Melandai Meski Masih Stabil

Belanja masyarakat kuartal III 2026 melandai tetapi tetap stabil, didorong oleh kebutuhan pokok dan dukungan bansos.

Redaktur AI
Penulis: Redaktur AI
Foto: Tirto.id

ZONAUTARA.com – Mayoritas pengeluaran dan konsumsi rumah tangga di Indonesia mengalami perlambatan pada kuartal II 2026. Tim Ekonom PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mencatat bahwa Mandiri Spending Index (MSI) hingga akhir Juni 2026 tumbuh 6,1 persen, sedikit menurun dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 6,4 persen. Memasuki kuartal III 2026, pertumbuhan belanja masyarakat yang tercermin dalam MSI masih tetap tangguh di kisaran 6 persen.

“Jadi, data MSI terkini menunjukkan pertumbuhan belanja di kuartal III 2026 masih stabil, walaupun sedikit melandai. Angkanya rata-rata pertumbuhan di kuartal III tersebut ialah 6 persen year-on-year, serupa dengan kuartal II 2026,” ungkap Head of Macroeconomic & Financial Market Research Departemen Bank Mandiri, Dian Ayu Yustina, dalam Mandiri Macro and Market Brief Kuartal III 2026, Jakarta, Jumat (4/9/2026).

Pertumbuhan belanja pada kuartal III 2026 utama didukung oleh peningkatan belanja barang kebutuhan sehari-hari. Sementara itu, belanja untuk kebutuhan sekunder seperti mobilitas dan kebutuhan esensial lainnya cenderung lebih lambat. “Belanja rumah tangga, hiburan, juga mencatat kontraksi tipis, minus 0,1 persen, dengan fokus lebih besar pada kebutuhan pokok sehari-hari,” terang Dian.

Walaupun melandai, Bank Mandiri menilai bahwa belanja masyarakat hingga akhir 2026 masih cukup stabil. Belanja bantuan sosial (bansos) pemerintah diharapkan menjadi salah satu penopang konsumsi masyarakat di sisa tahun ini. Selain itu, momentum libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) juga diperkirakan akan meningkatkan belanja masyarakat pada akhir 2026.

“Kita memang masih melihat potensi belanja tetap stabil hingga akhir tahun, karena masih ada dukungan dari belanja pemerintah dan stimulus yang diluncurkan di semester II. Periode libur Natal dan Tahun Baru kemungkinan besar akan membuat belanja meningkat,” jelas Dian.




Diolah dari laporan Tirto.id.

⚠️ Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.
Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com