ZONAUTARA.com – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini kekeringan meteorologis ketegori siaga di Kota Bitung. Ancaman kekeringan itu dipicu musim kemarau panjang yang berstatus kuat.
Sekretaris Daerah Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung Rudy Theno menyatakan, pihaknya selalu berkolaborasi dengan BMKG dalam hal memantau status.
Kendati demikian, Rudy berujar, Pemkot Bitung belum mau terburu-buru menetapkan status siaga darurat bencana menyikapi fenomena iklim global tersebut.

“Untuk sementara ini masih bisa tertangani, tinggal kita memantau perkembangan beberapa pekan ke depan,” ujar Rudy saat diwawancarai ZONAUTARA.com usai rapat Badan Anggaran di Kantor DPRD Kota Bitung, Kamis (03/09/2026) malam.
Kalaupun nanti ada keperluan mendesak, kata Rudy, anggaran untuk Belanja Tidak Terduga (BTT) sudah disiapkan.
“Kalau ada keadaan darurat dan keperluan mendesak, anggarannya pasti di siapkan. Tinggal kita melihat kondisi beberapa pekan kedepan. Tapi, sejauh ini kejadian kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) masih bisa tertangani oleh dinas terkait,” katanya.
Ditanya terkait berapa besaran anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) di APBD, ia enggan membeberkan secara rinci.
“Setiap APBD pasti ada anggaran BTT, untuk jumlahnya harus melihat dokumen lagi,” tukasnya, sembari mengatakan, ia pusing baru selesai rapat Banggar.

