ZONAUTARA.com –Â Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bitung, Rudi Ponamon membeber telah memetakan daerah-daerah rawan kebakaran.
Ia menjelaskan ada dua titik daerah rawan, yaitu di Kecamatan Ranowulu dan Aertembaga.
“Dari pemetaan damkar, yang paling rawan kebakaran hutan dan lahan ada di dua daerah itu,” tutur Rudi saat ditemui ZONAUTARA.com, Jumat (04/09/2026) malam.
Ditanya terkait dengan kendala, Rudi mengaku sejak periode Agustus lalu, intensitas kebakaran lahan meningkat pesat. Bahkan, katanya, dalam sehari ada 9 titik kebakaran.
Meningkatnya titik kebakaran, menurutnya berhubungan dengan kondisi iklim yang sangat kering membuat vegetasi dan lahan kehilangan kelembapan sehingga menjadi sangat mudah terbakar dan apinya sulit dikendalikan.
“Untuk kendala kami sejauh ini berhubungan dengan anggaran operasional yang sangat terbatas, terutama alat pelindung diri personil, makan minum serta bahan bakar minyak (BBM),” katanya.
Pun demikian, Rudi mengaku telah mengusulkan anggaran operasional di APBD Perubahan. Jumlahnya, kata mantan Camat Madidir ini, sebasar Rp363 juta.
“Besaran tersebut sudah termasuk servis kendaraan. Mudah-mudahan bisa disetujui oleh Badan Anggaran di DPRD,” katanya.
Disamping itu, Rudi menghimbau masyarakat agar tidak membakar lahan dan membuang puntung rokok secara serampangan.
“Sejuah ini kebakaran terjadi karena aktivitas pembakaran sampah secara sembarangan kemudian api menyebar,” tukas Rudi.

