ZONAUTARA.com – Kepala Kepolisian Cleveland, Victoria Fuller, menyatakan kebanggaannya terhadap keberanian anggota kepolisian, namun mengungkapkan kekecewaannya terhadap pendanaan yang diterima. Hal ini disampaikan menyusul kecelakaan fatal di A66 yang menewaskan tujuh orang, termasuk dua petugas polisi.
Dalam wawancara eksklusif dengan BBC, Fuller mengatakan bahwa Kepolisian Cleveland harus menjadi bagian dari satuan yang lebih besar dengan sumber daya lebih besar. “Anggota kami menghadapi tingkat kejahatan yang sama tinggi dengan kekuatan metropolitan, namun dengan jumlah petugas kurang dari setengahnya,” ujarnya.
Kecelakaan tersebut melibatkan Volkswagen Passat yang melaju melawan arus di dekat Middlesbrough dan bertabrakan dengan mobil polisi. Upaya pengejaran berdurasi tujuh menit dihentikan 10 detik sebelum tabrakan terjadi. Komisioner Polisi dan Kejahatan Cleveland dari pihak Partai Buruh sebelumnya menyebut butuh tambahan £20 juta setahun untuk merekrut lebih banyak petugas.
Menteri Dalam Negeri Inggris mengalokasikan tambahan dana £2 juta menyikapi kecelakaan ini. Fuller menghargai dukungan tersebut tetapi menekankan, “Kami membutuhkan dukungan seperti itu setiap saat.” Menurut data ONS, Cleveland mencatat tingkat kejahatan tertinggi di Inggris dan Wales, sedangkan jumlah petugas turun drastis sejak 2010.
Fuller berharap reformasi kepolisian memungkinkan Cleveland menjadi kekuatan strategis besar. “Di tengah situasi ini, kami benar-benar memerlukan pendanaan tambahan,” ujarnya. Ia juga menyanggah anggapan bahwa geng menguasai bagian Middlesbrough, meski area tersebut kompleks untuk diurus.
Kecelakaan di 22 Agustus menewaskan lima orang berusia antara 17 dan 23, dimana empat orang memiliki catatan kriminal. Setelah kejadian, kepolisian menghadapi insiden balas dendam serta kebakaran rumah di Middlesbrough yang menewaskan dua orang.
Fuller memberi penghormatan khusus kepada petugas yang gugur, PC Matthew Blades dan PC Tom Clough, yang kehilangan nyawa dalam kecelakaan tragis tersebut.
Diolah dari laporan BBC News.

