ZONAUTARA.com – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, melakukan restrukturisasi besar-besaran di lingkungan Kementerian Keuangan dengan melantik ratusan pejabat baru. Restrukturisasi ini mencakup sekitar 50 pegawai eselon II dan 350 pegawai eselon III, termasuk Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas, Pejabat Fungsional, hingga pejabat pada Unit Organisasi Non Eselon Kemenkeu.
“Pelantikan ini bukan sekadar pergantian posisi atau perubahan tempat bekerja. Ini merupakan bagian dari proses organisasi untuk memastikan Kementerian Keuangan terus bergerak, beradaptasi, dan bekerja semakin baik,” ujar Purbaya di Kementerian Keuangan, Kamis (10/9/2026).
Restrukturisasi ini dilakukan sesuai dengan visi Purbaya untuk memajukan perekonomian Indonesia, terutama setelah satu tahun menjabat sebagai Menteri Keuangan. Ia menekankan bahwa APBN harus lebih cepat bereaksi, tanpa membebani masyarakat, serta mengoptimalkan penerimaan dan belanja.
Purbaya juga berpesan bahwa organisasi yang sehat harus dinamis. Dalam arahan kepada pejabat baru, Purbaya mengingatkan pentingnya integritas, profesionalisme, dan berorientasi hasil. “Sering kali saat diperintah bilangnya ‘Siap Pak, siap Pak,’ tetapi begitu kembali ke ruangan, sebulan kemudian tidak kembali dan tidak ada update ke saya,” keluhnya, seraya menegaskan akan membentuk tim untuk memonitor kebijakan yang ada.
Lebih lanjut, Purbaya menegaskan bahwa perubahan yang cepat tidak boleh mengesampingkan kehati-hatian dan akuntabilitas. Tekanan untuk mengambil keputusan cepat tetap harus diantarkan dengan pertimbangan risiko yang matang. “Diam pun ada risikonya. Jika harus mengambil keputusan, ambil dengan mengkalkulasi risiko yang ada,” ujar Purbaya.
Diolah dari laporan Tirto.id.

