ZONAUTARA.com – Pelatih Tottenham Hotspur, Roberto De Zerbi, mengakui bahwa the Lilywhites sedang berada dalam situasi sulit setelah tersingkir dari Piala Liga. De Zerbi meminta maaf setelah timnya dikalahkan Liverpool 1-3 pada putaran ketiga di Anfield, Rabu (16/9) dini hari WIB.
Kekalahan tersebut menambah catatan negatif Tottenham yang belum meraih kemenangan dalam empat pertandingan Liga Primer musim ini, dengan dua kekalahan dan dua hasil imbang. “Saya meminta maaf atas hasil ini. Kami kecewa dan frustrasi. Menurut saya, hasil ini tidak adil, tetapi kami harus menerimanya dan menjadi lebih kuat menghadapi situasi sulit ini,” ungkap De Zerbi.
Dalam pertandingan tersebut, Liverpool bermain lebih efektif meski melakukan banyak rotasi pemain. Gol dari Alexis Mac Allister dan Cody Gakpo membawa The Reds unggul sebelum Conor Gallagher memperkecil ketertinggalan Tottenham. Dominik Szoboszlai kemudian memastikan kemenangan Liverpool dengan gol pada masa tambahan waktu.
De Zerbi menilai timnya tidak selalu tampil buruk, tetapi kurang beruntung, dan meminta para pemain untuk meningkatkan penyelesaian akhir. “Kami harus lebih sering melepaskan tembakan dan harus lebih baik dalam mengeksekusinya,” ujarnya, seraya menyebut ketidakberuntungan saat menghadapi Newcastle, Everton, dan Nottingham.
Meski hasil belum memuaskan, De Zerbi optimistis timnya berada di jalur yang tepat untuk membalikkan keadaan. Ia mempersiapkan pertandingan melawan Aston Villa akhir pekan ini sebagai momentum untuk bangkit. “Ini memang masa yang sulit, tetapi kami harus lebih kuat,” pungkasnya.
Diolah dari laporan Media Indonesia.

