ZONAUTARA.com – Amerika Serikat telah menyetujui pemberian visa bagi pejabat tinggi Iran untuk menghadiri rangkaian pertemuan tingkat tinggi Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, meski hubungan kedua negara belum membaik. Keputusan ini diumumkan oleh Departemen Luar Negeri AS pada Kamis (17/9).
Dalam laporan Associated Press yang dikutip, visa AS diberikan kepada delegasi Iran termasuk Presiden Masoud Pezeshkian, Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi, serta beberapa staf penting lainnya. Keputusan ini diambil meskipun terdapat seruan dari beberapa anggota parlemen AS untuk memblokir masuknya pejabat Iran.
Perjanjian Kantor Pusat PBB-AS tahun 1947 mewajibkan AS untuk memberikan akses tanpa hambatan kepada perwakilan dari semua negara anggota PBB, termasuk Iran. Sidang ke-81 Majelis Umum PBB (UNGA) telah dibuka di Kota New York pada 8 September, dan Debat Umum akan berlangsung pada 22-26 September serta 28 September mendatang.
Hadir pula Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov, yang dijadwalkan akan menyampaikan pidatonya pada 26 September dalam sidang tersebut, menurut laporan Sputnik.
Sementara itu, situasi internasional masih diwarnai dengan berbagai ketegangan, termasuk temuan tim ahli PBB mengenai dugaan kejahatan perang AS dan Iran serta kekhawatiran ekonomi global imbas gangguan pelayaran di Selat Hormuz.
Diolah dari laporan Media Indonesia.

