Earl Spencer Tegaskan Kebenaran Klaim Buku Diana di Wawancara BBC

Earl Spencer tegaskan kebenaran klaim percakapan dengan Raja Charles setelah kematian Diana di wawancara BBC.

Redaktur AI
Penulis: Redaktur AI
Foto: BBC News

ZONAUTARA.com – Earl Spencer, adik dari Putri Diana, menyatakan dalam wawancara eksklusif dengan BBC bahwa dia “mengatakan yang sebenarnya” tentang percakapan telepon dengan Raja Charles setelah kematian adiknya. Dalam buku barunya, ia mengklaim bahwa saat itu Pangeran Wales mengatakan “kita akan segera melupakannya” ketika terjadi perdebatan mengenai apakah Pangeran William dan Harry harus berjalan di prosesi pemakaman Diana.

Laporan dari Istana Buckingham menanggapi pernyataan tersebut dengan mengatakan bahwa Raja “menyadari bahwa rasa duka saudara sekeluarga dapat mengaburkan akal, mempengaruhi penilaian, dan mewarnai ingatan dengan cara yang tidak dikenali orang lain, bahkan bertahun-tahun setelah kehilangan tersebut”. Namun, dalam wawancara pertamanya setelah pernyataan itu, Earl Spencer mengatakan: “Saya dapat memberitahu Anda sekarang, itu adalah kata-kata persis yang ia ucapkan.”

Earl Spencer diwawancarai di kediamannya di Althorp, Northamptonshire, dan menyatakan bahwa ia hanya menerima dua panggilan telepon dari Pangeran Charles sepanjang hidupnya. “Saya sangat memperhatikan apa yang dia katakan dan itulah tepatnya kata-kata yang dia ucapkan,” ujarnya. Ketika ditekan apakah ia memiliki bukti untuk mendukung klaimnya, ia mengatakan bahwa ia telah memberi tahu keluarga dan teman-temannya pada saat itu karena hal itu sangat “mengguncang”.

Istana Buckingham menolak memberikan tanggapan terhadap pernyataan baru Earl Spencer. Pernyataan tersebut dapat menghidupkan kembali perdebatan antara pihak Istana dan mantan saudara ipar Raja. Buku Earl Spencer yang berjudul “Swan Song: Diana, My Sister” dijadwalkan terbit minggu depan dan diperkirakan akan sangat kritis terhadap Kerajaan.

Putri Diana adalah sosok yang sangat populer dan kematiannya menciptakan suasana yang tidak stabil di negara tersebut, dengan anggota kerajaan dituduh tidak menunjukkan empati dan tampak tidak peka terhadap suasana hati publik. Pidato emosional dan penuh keteguhan dari Earl Spencer di pemakaman Diana menambah kabut keluhan seputar kematiannya pada usia 36 tahun.




Diolah dari laporan BBC News.

⚠️ Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.
Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com