ZONAUTARA.com – Serangan bom bunuh diri menghancurkan kompleks kepolisian di Kohat, Pakistan, pada Jumat, 18 September 2026, menyebabkan sedikitnya 27 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka. Insiden tragis ini terjadi ketika jemaah tengah melaksanakan salat Jumat di masjid yang berlokasi di dalam kompleks tersebut.
Menurut laporan, korban tewas terdiri dari enam warga sipil dan 15 anggota polisi. Tujuh penyerang tercatat tewas dalam ledakan dan bentrokan senjata dengan aparat yang terjadi setelahnya. Lebih dari 57 orang mengalami luka-luka, termasuk 50 korban yang telah mendapat perawatan di rumah sakit setempat.
Pada saat serangan terjadi, sebuah mobil sarat bahan peledak menabrak pintu masuk masjid di kompleks markas kepolisian wilayah barat laut Pakistan tersebut. Serangan ini diklaim oleh sebuah faksi Tehrik-e-Taliban Pakistan (TTP), dikenal juga sebagai Taliban Pakistan.
Kepala Kepolisian Provinsi Khyber Pakhtunkhwa, Zulfikar Hameed, membenarkan adanya ledakan tersebut. Setelah ledakan, sejumlah pria bersenjata berusaha menerobos masuk ke kompleks dan terlibat baku tembak dengan polisi yang berjaga.
Data dari kantor berita dpa melaporkan bahwa sedikitnya 15 jenazah dan 50 korban luka telah dievakuasi ke rumah sakit, sementara laporan Al Jazeera menyebutkan jumlah korban luka mencapai 75 orang.
Diolah dari laporan CNBC Indonesia – News.

