ZONAUTARA.com – Calon guru yang telah mengikuti tes wawancara Pendidikan Profesi Guru (PPG) 2026 dapat mengecek hasilnya melalui laman resmi ppg.kemendikdasmen.go.id. Pengumuman hasil seleksi ini dijadwalkan pada 21 September 2026. Tes wawancara, yang berlangsung hingga 16 September 2026, merupakan tahap seleksi terakhir bagi peserta yang telah lolos seleksi substansi PPG.
PPG bagi Calon Guru 2026, yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), bertujuan untuk menyiapkan calon guru profesional yang kompeten dan memiliki integritas. Tes wawancara dilakukan untuk mengukur kesiapan kepribadian, kompetensi non-akademik, serta motivasi mendasar para pelamar. Hasil dari tahap ini akan menentukan kesiapan profesional calon guru sebelum mengikuti pendidikan profesi.
Menurut pengumuman resmi Kemendikdasmen Nomor 0240/B/B/GT.00.02/2026, calon guru yang lolos seleksi wawancara PPG 2026 akan mendapatkan sertifikat pendidik, yang menjadi salah satu persyaratan untuk mengikuti rekrutmen guru pada instansi pendidikan. Mereka yang dinyatakan lulus juga berhak memperoleh bantuan pemerintah sebesar Rp 17.000.000, yang digunakan untuk perkuliahan selama satu tahun akademik, termasuk program praktik kerja lapangan dan proyek kepemimpinan.
Agar dapat mengakses hasil wawancara, peserta disarankan untuk memastikan koneksi internet yang stabil ketika membuka laman ppg.kemendikdasmen.go.id. Berikut panduan pengecekan: buka laman resmi, login menggunakan email dan kata sandi yang terdaftar, dan akses dashboard untuk melihat hasil tes. Alternatif lainnya adalah melalui akun SIMPKB yang langsung menampilkan pengumuman status hasil wawancara.
Jadwal penyelenggaraan PPG Calon Guru Tahun 2026 mencakup pendaftaran seleksi calon mahasiswa dari 27 Juni hingga 25 Juli 2026, pelaksanaan tes substantif pada 3-7 Agustus 2026, dan pengumuman hasil tes substantif pada 26 Agustus 2026. Pelaksanaan tes wawancara berlangsung dari 31 Agustus hingga 16 September 2026, dengan hasil diumumkan secara daring pada 21 September 2026.
Diolah dari laporan Tirto.id.

