ZONAUTARA.com – Sebanyak 12 penumpang mengalami luka ringan akibat gangguan eskalator di Stasiun Duri, Jakarta Barat, pada Sabtu (3/10) pagi. Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 07.45 WIB di area akses menuju jalur 5 stasiun.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menyampaikan permohonan maaf terkait peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa segera setelah kejadian, petugas keamanan di peron 5 menghentikan operasional mesin dan melaksanakan evakuasi.
“Begitu kejadian diketahui, petugas di Stasiun Duri langsung merespons dan memberikan pertolongan untuk evakuasi. Seluruh pengguna yang mengalami luka-luka dibantu ke Poskes untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan awal,” ujar Karina dalam keterangannya.
Menurut data yang ada, korban terdiri dari 10 orang dewasa dan 2 anak-anak, semuanya mengalami luka ringan dan sudah menerima perawatan di Pos Kesehatan Stasiun Duri. Lima di antaranya telah melanjutkan perjalanan setelah mendapatkan perawatan, sementara lima lainnya dirujuk ke RS Duta Indah untuk penanganan lebih lanjut, dan dua orang masih dalam observasi.
Saat ini, eskalator tersebut diberhentikan operasionalnya dan diberi garis pengaman. Tim teknis KAI Commuter sedang melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan penyebab gangguan serta aspek keselamatan fasilitas sebelum dipakai lagi. KAI Commuter mengingatkan para pengguna Stasiun Duri agar mengikuti arahan petugas dan menggunakan akses alternatif yang tersedia.
Diolah dari laporan Media Indonesia.

