Udara di Kota Bitung tampak berasap dan kabur, BMKG sebut dampak karhutla

Warga diimbau untuk mengenakan masker saat beraktivitas di luar ruangan

Yaser Baginda
Penulis:
Editor: Ronny Adolof Buol
Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Kelas II Bitung, Aqil Ihsan. (Foto: Zonautara.com/ Yaser Baginda)

ZONAUTARA.com — Udara di Kota Bitung tampak berasap dan kabur dalam beberapa hari terakhir akibat dampak dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta sebaran asap lintas wilayah pulau Kalimantan hingga Papua.

Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Kelas II Bitung, Aqil Ihsan mengatakan berdasarkan pantauan citra satelit Himawari-9 dan data titik panas (hotspot) wilayah Sulawesi Utara termasuk Kota Bitung diselimuti fenomena asap. 

Hal ini, kata Aqil, dipicu karena adanya kebakaran hutan dan lahan antara lain di bukit kaki dian Minahasa Utara, Gunung Klabat dan beberapa tempat lainnya.

Udara di Kota Bitung tampak berasap dan kabur, BMKG sebut dampak karhutla
Peta sebaran asap. (Foto: BMKG)

“Selain itu fenomena ini terlihat lebih pekat karena ada kontribusi kiriman sebaran asap lintas wilayah dari pulau kalimantan dan wilayah papua,” katanya saat memberikan keterangan kepada Zonautara.com, Selasa (13/10/2026).




Aqil menghimbau kepada masyarakat untuk menggunakan masker saat beraktifitas di luar ruangan juga untuk pengguna transportasi darat, laut dan udara untuk mewaspadai jarak pandang (visibility).

“Kami juga harap warga untuk tidak melakukan pembakaran hutan, lahan atau sampah secara terbuka,” tukasnya.

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com