ZONAUTARA.com – Kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan dikepung kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah di sekitarnya. Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menegaskan bahwa aktivitas pemerintahan tetap berjalan normal. Namun, ia mengimbau masyarakat yang berada di sekitar IKN untuk mengenakan masker guna meminimalisir paparan kabut asap. “Aktivitas masih berjalan normal. Saya selalu memonitor untuk kondisi ini, khususnya penggunaan masker,” ujarnya mengutip detikcom, Kamis (15/10).
Asap karhutla menyebabkan berbagai bangunan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) terlihat samar. Di antaranya, Istana Garuda, Rusun ASN, dan berbagai perkantoran lain. Tidak terkecuali, Masjid Negara yang biasanya tampak megah dari kejauhan kini hampir tenggelam dalam kepulan asap. Basuki menambahkan, kepekatan asap sangat terasa di pagi hari, meski kondisi kabut kini mulai berkurang dibandingkan hari sebelumnya. “Paling terasa di pagi hari. Hari sebelumnya itu jauh lebih parah dari ini,” tandasnya.
Berdasarkan data Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) dari KLH/BPLH, kualitas udara di sekitar Plaza Bhinneka KIPP IKN berada dalam kategori tidak sehat dengan nilai ISPU PM2.5 mencapai 121 pada pukul 13.00 Wita, Kamis (15/10). Basuki menyebut, angka tersebut sempat menyentuh 150. “Kita akan terus pantau menggunakan alat pemantau yang berada di kawasan taman Bhineka Tunggal Ika,” katanya.
Di tengah situasi ini, Otorita IKN aktif membantu pemadaman karhutla di wilayah deliminasi IKN. Kerja sama dilakukan dengan Lanud Dhomber dan BMKG dalam melakukan penanganan. Langkah pemadaman meliputi penggunaan helikopter water bombing. Selain itu, operasi modifikasi cuaca (OMC) diupayakan untuk menghasilkan hujan di beberapa lokasi. “OMC juga dilakukan untuk menghasilkan hujan yang dapat mendukung pemadaman api. Meskipun belum berjalan maksimal karena minimnya awan hujan di langit IKN,” pungkasnya.
Diolah dari laporan CNN Indonesia – Nasional.

