ZONAUTARA.com – Dua orang dipastikan meninggal dunia dalam kecelakaan helikopter MI-17V5 di sekitar kawasan Taman Nasional Tanjung Puting, Seruyan, Kalimantan Tengah. Helikopter tersebut sedang menjalankan misi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Insiden ini dikonfirmasi oleh Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin.
Pangdam Mayjen TNI Zainul Arifin bersama Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran berangkat ke Seruyan untuk meninjau lokasi kecelakaan dan menemui korban selamat di RSUD Kuala Pembuang. “Kru nya ada delapan orang, lima orang sudah dirawat di sini, dua orang bisa dipastikan meninggal dunia dan satu masih tahap pencarian,” ungkap Pangdam, Rabu malam.
Gubernur Agustiar Sabran turut menyampaikan belasungkawa atas insiden ini. “Kami turut berduka yang mendalam,” ucapnya, serta berharap para korban yang selamat dapat segera pulih dan satu kru yang masih dalam pencarian bisa ditemukan dalam kondisi selamat.
Dalam perjalanan dari Palangka Raya ke Seruyan, Gubernur, Pangdam, dan Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan meninjau lokasi heli yang jatuh sebelum menuju rumah sakit untuk bertemu korban. Kapolda Kurniawan menyatakan siap membantu dalam proses evakuasi maupun penanganan di lapangan.
Insiden ini menggarisbawahi risiko tinggi yang dihadapi pihak berwenang dalam upaya pemadaman karhutla di wilayah tersebut.
Diolah dari laporan Antara – Top News.
