ZONAUTARA.com — Akses air bersih dan hunian yang layak menjadi dua kebutuhan mendasar yang terus diupayakan pemenuhannya melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun 2026 Kodim 1301/Sangihe. Di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Satgas TMMD kini memacu pengerjaan pembangunan sumur bor dan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) agar segera dapat dimanfaatkan masyarakat.
Pada Jumat (6/11/2026), personel Satgas bersama warga masih terlihat aktif menyelesaikan sejumlah pekerjaan di kedua sasaran fisik tersebut. Pembangunan sumur bor di Kampung Tanaki, Kecamatan Siau Barat Selatan, memasuki tahapan penyempurnaan melalui pekerjaan pengacian, pengecoran, dan pengecatan.

Sebanyak sembilan personel TNI AD bersama lima warga masyarakat terlibat dalam pengerjaan. Tahapan ini menjadi bagian penting untuk menyempurnakan konstruksi fasilitas sumur bor sebelum nantinya dimanfaatkan sebagai sumber pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat.
Sementara itu, rehabilitasi RTLH 1 juga terus menunjukkan perkembangan. Enam personel TNI AD melanjutkan pemasangan dinding GRC, plafon, dan keramik. Pengerjaan tersebut menjadi bagian dari penyempurnaan kondisi fisik rumah agar lebih layak, aman, dan nyaman untuk ditempati keluarga penerima manfaat.
Dua sasaran pembangunan ini memiliki manfaat yang saling berkaitan dengan kebutuhan sehari-hari masyarakat. Kehadiran sumur bor diharapkan dapat mempermudah warga memperoleh air bersih untuk kebutuhan rumah tangga, sedangkan rehabilitasi RTLH diharapkan memberikan lingkungan tempat tinggal yang lebih sehat dan nyaman.
Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 1301/Sangihe, Letkol Czi Nazarudin, menegaskan bahwa percepatan pembangunan kedua sasaran tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kami berharap sumur bor ini segera rampung dan dapat memberikan manfaat nyata serta memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat dalam jangka panjang. Begitu pula dengan rehabilitasi rumah, kami ingin hasil pembangunan ini benar-benar memberikan manfaat dan menghadirkan kebahagiaan bagi keluarga penerima. Karena itu, pengerjaan terus dipacu dengan tetap mengutamakan kualitas,” ungkapnya.
Keterlibatan personel TNI dan masyarakat dalam setiap tahapan pekerjaan juga memperlihatkan kuatnya semangat gotong royong yang menjadi bagian penting dari pelaksanaan TMMD. Tenaga dan kebersamaan yang terbangun di lapangan menjadi modal untuk mempercepat penyelesaian pembangunan sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan rakyat.
Melalui kedua sasaran fisik tersebut, TMMD ke-130 Kodim 1301/Sangihe tidak hanya mengejar penyelesaian pembangunan, tetapi juga menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan langsung masyarakat. Sebab, tersedianya akses air bersih dan rumah yang lebih layak bukan sekadar perubahan kondisi fisik, melainkan langkah nyata menuju kehidupan warga yang lebih sehat, aman, dan sejahtera.
