ZONAUTARA.com — Ketua Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) PJO TMMD, Brigjen TNI Moch. Sulistiono, bersama rombongan meninjau pelaksanaan program TMMD ke-130 Tahun 2026 Kodim 1301/Sangihe di Kampung Tanaki, Kecamatan Siau Barat Selatan, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Rabu (4/11/2026).
Kegiatan diawali dengan penerimaan paparan pelaksanaan TMMD di Pos Komando Taktis (Kotis), Kampung Tanaki. Dalam kesempatan tersebut, Dan SSK memaparkan perkembangan program, khususnya tiga sasaran fisik yang sedang dikerjakan, yakni pembangunan jalan rabat beton, rehabilitasi dua unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), serta pembangunan sumur bor.

Usai menerima paparan, Tim Wasev melanjutkan peninjauan langsung ke sejumlah lokasi sasaran pembangunan untuk melihat perkembangan pekerjaan sekaligus memastikan pelaksanaannya berjalan sesuai rencana.
Pada sasaran rehabilitasi RTLH, Tim Wasev melihat langsung proses pengerjaan dua unit rumah warga. Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh hunian yang lebih layak, aman, dan nyaman.

Sementara itu, pada pembangunan sumur bor, Tim Wasev melihat perkembangan pekerjaan yang menjadi salah satu upaya membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di Kampung Tanaki.
Ketua Tim Wasev Brigjen TNI Moch. Sulistiono menyampaikan bahwa pengawasan langsung dilakukan untuk memastikan setiap sasaran TMMD dikerjakan dengan baik dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Yang paling penting bukan hanya pekerjaan selesai sesuai target, tetapi hasilnya harus bisa dimanfaatkan masyarakat. Jalan yang dibangun harus membantu aktivitas warga, rumah yang direhabilitasi harus memberikan kenyamanan bagi penghuninya, dan sumur bor harus bisa membantu memenuhi kebutuhan air bersih,” ujarnya.

Ia juga berharap seluruh pihak yang terlibat, baik personel TNI maupun masyarakat, terus menjaga kerja sama dan semangat gotong royong agar pelaksanaan program berjalan lancar.
“TMMD ini merupakan kerja bersama. Karena itu, kami berharap masyarakat ikut menjaga dan merawat hasil pembangunan nantinya, sehingga manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” tambahnya.
Kegiatan pengawasan dan evaluasi tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan pelaksanaan TMMD ke-130 berjalan sesuai sasaran, baik dari segi kualitas pekerjaan maupun manfaat yang diberikan kepada masyarakat.
Melalui pembangunan infrastruktur, perbaikan hunian, dan penyediaan akses air bersih, program TMMD diharapkan turut mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat di wilayah pedesaan.
TMMD ke-130 Tahun 2026 mengusung semangat Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa.
