ZONAUTARA.com — Sebuah peristiwa luar biasa yang menyoroti persimpangan antara sains dan koleksi berisiko tinggi baru saja terjadi. Potongan meteorit terbesar dari Mars yang pernah ditemukan di Bumi dilelang seharga $4,3 juta di Sotheby’s, New York, pada 17 Juli 2025.
Meteorit Mars yang dinamakan NWA 16788 itu, ditemukan di Niger pada November 2023, berhasil meraih tambahan $1 juta, sehingga total harga penjualan mencapai sekitar $5,3 juta.
Dengan berat lebih dari 54 pon, NWA 16788, 70% lebih besar dibandingkan fragmen Mars lainnya yang pernah ditemukan di Bumi, dan menyumbang 6% dari seluruh material Mars yang pernah ditemukan.
Temuan signifikan ini, diklasifikasikan sebagai shergottite—sejenis batuan beku yang diyakini berasal dari wilayah vulkanik Mars—menarik minat besar dari kolektor dan ilmuwan.
Lelang, yang dipandu oleh Meaghan Steele, manajer bisnis asosiasi di Sotheby’s, melihat penawaran naik dengan cepat dari tawaran pembuka sebesar $1,9 juta. Harga terus meningkat, melampaui perkiraan antara $2 juta hingga $4 juta, sebelum akhirnya ditutup di $4,3 juta.
Penjualan ini mencatatkan standar baru untuk meteorit Mars, yang sebelumnya biasanya hanya mencapai harga yang lebih rendah di lelang sebelumnya. Misalnya, sampel Mars seberat 0,05 ons terjual seharga $13.750 di Christie’s pada 2021, dan fragmen lainnya terjual seharga $16.380 pada 2022.
Cassandra Hatton, wakil ketua sains dan sejarah alam di Sotheby’s, mengomentari penjualan tersebut, dengan mengatakan, “hasil luar biasa ini menegaskan rasa ingin tahu dan penghormatan yang dalam dan bertahan lama terhadap dunia alami—dari jangkauan terjauh luar angkasa hingga kedalaman kuno Bumi. Yang menarik kolektor bukan hanya memiliki passion terhadap sains; ini adalah rasa ingin tahu yang mendalam tentang kekuatan yang telah membentuk planet kita dan di luar itu.”
Perjalanan meteorit ini menuju blok lelang dimulai ketika meteorit tersebut disetujui sebagai spesimen Mars pada Juni 2024 dan dimasukkan ke dalam Meteoritical Bulletin, sumber resmi informasi tentang meteorit baru.
Sebuah potongan kecil dari batuan tersebut dikirim ke Museum Astronomi Shanghai untuk identifikasi, yang mengkonfirmasi asal usulnya dari luar bumi.
Lelang ini menyoroti pasar yang semakin besar untuk spesimen alami langka, terutama yang berasal dari luar bumi, karena kolektor dan institusi berusaha untuk memiliki potongan dari dunia lain.
Penjualan NWA 16788 tidak hanya mencerminkan nilai tinggi yang ditempatkan pada artefak tersebut, tetapi juga rasa ingin tahu manusia yang terus berlanjut terhadap Mars dan alam semesta yang lebih luas.



