ZONAUTARA.com – Prakiraan cuaca untuk Jawa Tengah pada 15 Mei 2026 menunjukkan potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang dan petir di sembilan daerah. Kondisi ini diperkirakan akan berlangsung hingga akhir Mei.
Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang, Sediyanto, menjelaskan bahwa gelombang tinggi di perairan selatan Jawa Tengah masih perlu diwaspadai karena berisiko bagi pelayaran, termasuk kapal nelayan dan angkutan barang serta penumpang. “Waspadai gelombang tinggi di perairan selatan dapat beresiko terhadap aktivitas pelayaran seperti kapal nelayan, tongkang maupun angkutan barang dan penumpang saat kecepatan angin di atas 15 knot,” kata Sediyanto, Jumat (15/5).
Di perairan utara, meskipun air laut pasang atau rob menurun, banjir akibatnya masih mengancam daerah Pantura seperti Pekalongan, Batang, Kendal, Semarang, Demak, Jepara, dan Pati. Keadaan diminta terus diantisipasi oleh masyarakat sekitar.
Agus Triyono, Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang, menambahkan bahwa cuaca ekstrem berpotensi terjadi di daerah pegunungan dan dataran tinggi, serta beberapa daerah Pantura Jawa Tengah. Beberapa daerah yang harus waspada termasuk Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Mungkid, Temanggung, Kajen, Slawi, Magelang, Bumiayu, dan Majenang.
Akibat cuaca ekstrem ini, lanjut Agus Triyono, warga diminta waspada terhadap bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir, dan angin puting beliung. “Waspadai bencana hidrometeorologi terutama bagi warga berada di lereng bukit maupun daerah aliran sungai,” ujarnya. Kondisi angin diperkirakan bertiup dari arah timur ke selatan dengan kecepatan 3-27 kilometer per jam, suhu udara berkisar 18-35 derajat celcius, dan kelembaban udara 45-95 persen.
Diolah dari laporan Media Indonesia.

