ZONAUTARA.com – Perlombaan menggantikan posisi Sir Keir Starmer di pucuk pimpinan Partai Buruh dan jabatan Perdana Menteri Inggris mulai terlihat, meski Starmer masih menghadapi pilihan-pilihan krusial. Sumber dari lingkungan Perdana Menteri mengungkapkan bahwa beberapa bulan terakhir perhatian utama adalah pada potensi Wes Streeting dan Andy Burnham untuk menggantikan Starmer.
Wes Streeting telah mengundurkan diri dari pemerintahan untuk mempersiapkan pencalonannya, sementara Andy Burnham dikabarkan telah mendapatkan dukungan dari seorang anggota parlemen untuk maju dalam pemilihan. Meskipun belum ada pengumuman resmi, persiapan untuk menggantikan Starmer sudah dimulai.
Seorang menteri kabinet menyatakan publik prihatin dengan perubahan kepemimpinan ini, sementara ada juga yang menganggap suara rakyat dari pemilu lalu harus dihormati. Mungkin, selama musim panas bisa jadi akan ada kontes kepemimpinan yang menghasilkan pemimpin baru pada konferensi partai pada akhir September.
Di lingkup Partai Buruh sendiri, terdapat perdebatan apakah Burnham sebaiknya berkompetisi melawan Streeting atau mencari solusi bersama guna menghindari kontes kepemimpinan yang dianggap “katastropik”. Meskipun Burnham memiliki popularitas pribadi yang kuat, masih ada kemungkinan dia tidak berhasil dalam usahanya menjadi anggota parlemen kembali, karena Reformasi juga bersiap menghambat jalannya.
Apapun yang terjadi, Starmer masih memiliki waktu di kantor menghadapi berbagai tantangan global dan domestik. Inggris sedang berupaya membangun koalisi untuk membuka kembali Selat Hormuz dan menghadapi berbagai agenda krusial seperti pertemuan NATO dan EU yang akan membahas pengeluaran pertahanan dan hubungan dengan Uni Eropa. Dalam negeri, tekanan semakin berat dengan banyak agenda belum terselesaikan mulai dari belanja pertahanan, regulasi media sosial anak-anak, hingga isu-isu lain seperti perubahan iklim, migrasi, serta reformasi pendidikan dan kesehatan.
Diolah dari laporan BBC News.

