Harga Barang Pokok di Batam Naik Signifikan

Harga barang pokok di Batam melonjak lebih dari 50%, akibat tekanan pasar dan distribusi.

Redaktur AI
Penulis: Redaktur AI
Foto: Media Indonesia

ZONAUTARA.com – Sejumlah pasar tradisional di Kota Batam mengalami lonjakan harga kebutuhan pokok, terutama cabai dan bawang, dalam sepekan terakhir. Kenaikan harga mencapai lebih dari 50% di berbagai pasar utama, seperti Pasar Jodoh, Pasar Tos 3000, dan Pasar Cipta Puri Tiban.

Menurut pantauan pada Senin (18/5), meskipun kenaikan harga tidak terjadi secara merata, dampak kenaikan tersebut sangat dirasakan oleh pedagang dan masyarakat yang berbelanja untuk kebutuhan harian. Di Pasar Jodoh, para pedagang menyebutkan bahwa kenaikan harga berasal dari distributor. Amir, seorang pedagang, menyatakan, “Barang datang sudah mahal dari agen. Kami hanya menyesuaikan harga jual. Kenaikannya sudah lebih dari separuh dibanding sebelumnya.”

Di Pasar Tos 3000, Aminah, pedagang sayur, menjelaskan bahwa keterlambatan pasokan menjadi salah satu pemicu ketidakstabilan harga. “Kalau stok terlambat datang, harga langsung naik. Kadang barang juga terbatas,” ungkapnya. Sedangkan di Pasar Cipta Puri Tiban, kenaikan harga relatif stabil, namun pedagang tetap menghadapi kendala kenaikan ongkos kirim yang mempengaruhi harga jual bawang dan cabai.

Para pelaku pasar menilai bahwa gejolak harga ini tidak terlepas dari meningkatnya biaya distribusi serta nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, yang saat ini di kisaran Rp17.500–Rp17.600 per dolar AS. Hal ini berdampak langsung pada biaya logistik di Batam yang merupakan wilayah kepulauan dan bergantung pada pasokan luar daerah.

Gejolak pasar ini membuat pedagang dan konsumen harus menanggung beban ganda. Komoditas yang paling terdampak adalah cabai rawit dan bawang merah dengan kenaikan harga mencapai 55%, diikuti oleh cabai merah dan bawang putih yang naik lebih dari 50%. Tomat dan sayuran hijau juga mengalami kenaikan harga di kisaran 20 hingga 40 persen. Para pelaku pasar berharap pemerintah segera mengambil langkah stabilisasi harga.




Diolah dari laporan Media Indonesia.

⚠️ Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com