Pemprov Riau Tegaskan Belum Ada Kasus Hantavirus di Wilayahnya

Pemprov Riau nyatakan belum ada kasus hantavirus, imbau pencegahan dengan perilaku hidup bersih dan sehat.

Redaktur AI
Penulis: Redaktur AI
Foto: Media Indonesia

ZONAUTARA.com – Pemerintah Provinsi Riau memastikan hingga saat ini belum ada laporan terkait kasus hantavirus di wilayahnya. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Riau, Zulkifli, pada Minggu (24/5). Dia menegaskan bahwa saat ini pihaknya masih menunggu arahan lebih lanjut dari pemerintah pusat mengenai langkah penanganan yang perlu diambil jika terdapat suspek yang ditemukan.

“Hingga saat ini belum ada laporan terkait hantavirus di Riau,” kata Zulkifli. Pihaknya menekankan pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) sebagai langkah awal pencegahan penularan virus ini. Kepala Dinas Kesehatan juga menyarankan agar masyarakat menjaga kebersihan diri dan lingkungan serta menghindari kontak langsung dengan tikus dan kotorannya, karena tikus adalah vektor penularan utama virus tersebut.

Zulkifli menjelaskan, “Virus ini kan mengarah pada penyakit menular, jadi memang harus kita tunggu surat edaran dari Kemenkes untuk bagaimana tindakan preventif, kuratif dan rehabilitatifnya.” Dia berharap masyarakat dapat segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami gejala seperti demam, nyeri badan, batuk, atau sesak napas.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menegaskan bahwa belum ada kasus hantavirus pulmonary syndrome (HPS) di Indonesia, meskipun ada kasus yang terdeteksi di Kapal Pesiar MV Hondius. Plt Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes Andi Saguni menyatakan bahwa kasus yang terdeteksi di Indonesia adalah tipe haemorrhagic fever with renal syndrome (HFRS) dengan strain Seoul Virus.

Menurut data Kemenkes, antara tahun 2024 dan 2026, terdapat 256 kasus suspek dengan 23 kasus terkonfirmasi HFRS di beberapa wilayah, termasuk DKI Jakarta, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Sulawesi Utara, Sumatra Barat, dan Nusa Tenggara Timur. “Perlu kami sampaikan bahwa sampai saat ini belum ditemukan kasus HPS di Indonesia. Kasus yang terdeteksi merupakan tipe HFRS dan terus kami pantau melalui sistem surveilans nasional,” kata Andi Saguni.




Diolah dari laporan Media Indonesia.

⚠️ Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com