ZONAUTARA.com – Konsulat Republik Indonesia di Songkhla menegaskan nilai persahabatan serumpun antara Indonesia, Malaysia, dan Thailand dalam Festival Pakaian Melayu 2026 di Kota Yala, Thailand. Festival ini berlangsung pada 23-24 Mei 2026 dan menjadi wadah promosi kekayaan busana nusantara serta mempererat hubungan budaya ketiga negara.
Konsul RI di Songkhla, Winardy H. Lucky, menyatakan bahwa festival ini tidak hanya merayakan budaya Melayu tetapi juga mencerminkan ikatan sejarah dan identitas budaya bersama.
“Festival ini bermakna tidak hanya sebagai perayaan budaya Melayu, tetapi juga sebagai cerminan dari ikatan sejarah dan identitas budaya Melayu bersama di antara Indonesia, Malaysia, dan Thailand,”
kata Lucky, seperti dikutip dari keterangan resmi KRI Songkhla.
Festival tersebut menampilkan berbagai karya busana yang mengangkat identitas budaya Melayu dari ketiga negara dengan sentuhan modern. KRI Songkhla memfasilitasi para desainer Indonesia untuk berkontribusi dalam desain bahan dan motif kain.
Selain menampilkan kekayaan budaya, festival ini juga menjadi ruang kolaborasi bagi perancang busana dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand untuk melestarikan budaya Melayu bagi generasi muda serta masyarakat internasional.
“Kami berharap kerja sama seni-budaya seperti ini akan terus berkembang dan semakin memperkuat saling pengertian dan hubungan antar masyarakat ketiga negara,”
ujar Konsul Lucky.
Partisipasi KRI Songkhla dalam festival ini merupakan bagian dari diplomasi budaya Indonesia di Thailand selatan dan memperkuat hubungan antarmasyarakat melalui promosi budaya dan industri kreatif. Yala, dikenal sebagai “Pusat Bahasa Melayu”, membuat promosi budaya Melayu Indonesia di sini sangat strategis.
Diolah dari laporan Antara.

