ZONAUTARA.com – Penyaluran sapi kurban oleh Presiden RI Prabowo Subianto pada perayaan Iduladha 1447 Hijriah merupakan bagian dari program bantuan pemerintah kepada masyarakat. Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro menjelaskan hal tersebut di Jakarta pada Rabu (27/5), seraya menegaskan bahwa program ini telah berlangsung selama bertahun-tahun.
“Maksud dari sapi kurban dari Presiden adalah bantuan pemerintah kepada masyarakat. Tujuannya agar warga yang membutuhkan dapat merayakan Iduladha dengan menyembelih hewan kurban bersama,” ujar Juri. Pernyataan ini disampaikan untuk merespon pertanyaan publik mengenai penggunaan anggaran negara dalam penyediaan sapi kurban tersebut.
Juri menekankan bahwa sapi kurban ini ditujukan sepenuhnya untuk masyarakat yang membutuhkan dan bukan untuk kepentingan pribadi Prabowo. “Sumber anggarannya dari APBN melalui anggaran bantuan presiden, bantuan kemasyarakatan presiden,” tambahnya. Pembelian sapi kurban ini menelan anggaran sekitar Rp100 miliar, dimana harga sapi bervariasi sesuai bobot dan lokasi.
Pada kesempatan Iduladha kali ini, Prabowo menyalurkan 1.098 ekor sapi yang seluruhnya berasal dari peternak lokal dan terdiri atas sapi-sapi premium berbobot 800 kilogram hingga 1,3 ton. Jenis sapi yang disalurkan antara lain Simmental, Limousin, Peranakan Ongole, Brahman, Angus, Sapi Bali, FH, Belgian Blue, dan Charolais.
Selain itu, Juri menjelaskan bahwa Prabowo secara pribadi juga menunaikan ibadah kurban menggunakan dana pribadinya sendiri. Presiden menyalurkan hewan kurban pribadinya yang juga dibagikan kepada masyarakat. Penyaluran ini merupakan salah satu upaya agar kehadiran negara dapat dirasakan langsung oleh warga dalam momentum keagamaan seperti Iduladha.
Diolah dari laporan CNN Indonesia.

