ZONAUTARA.com – Kebakaran melanda Gereja Katolik Stasi Santo Fransiskus yang terletak di Kampung Pomako LS RT 03, Distrik Mimika Timur, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Peristiwa kebakaran ini terjadi pada hari Rabu (27/5) dan api diduga berasal dari altar gereja.
Kepala Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan Pomoko, Iptu Fits Gerald M Nalohy, menyatakan bahwa asap tebal disusul dengan nyala api pertama kali muncul dari dalam gereja, membakar atap dan dinding. Kondisi angin yang bertiup cukup kencang dari arah timur menyebabkan api dengan cepat melahap seluruh bangunan gereja yang sebagian besar terbuat dari kayu dan bahan mudah terbakar lainnya.
“Saksi langsung berteriak memanggil warga sekitar untuk segera datang membantu memadamkan api, namun karena api sudah membesar dan langsung membakar seluruh gedung gereja, karena bangunan sebagian besar terbuat dari bahan kayu, papan dan anyaman bambu yang mudah terbakar,” ujar Iptu Fits Gerald.
Saat kebakaran terjadi, kondisi air laut di Kampung Pomako sedang surut, sehingga warga mengalami kesulitan mendapatkan akses air untuk memadamkan api. Berdasarkan keterangan dari pengurus gereja, kebakaran diduga kuat berasal dari lilin yang dinyalakan di depan altar dan lupa dipadamkan.
Empat unit mobil kebakaran tiba di lokasi dan langsung berusaha memadamkan api. Meski tidak ada korban jiwa maupun luka-luka, kerugian materi diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Warga setempat berharap dapat bantuan untuk pembangunan kembali gedung gereja tersebut.
Diolah dari laporan CNN Indonesia.

