ZONAUTARA.com – Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin memimpin upacara pemakaman secara militer mantan Menteri Pertahanan Jenderal (Purn) Ryamizard Ryacudu di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata, Jakarta Selatan. Pada kesempatan tersebut, Sjafrie mengenang Ryamizard sebagai sosok prajurit yang berdedikasi penuh tanpa menuntut balas jasa.
Sjafrie mengungkapkan bahwa Ryamizard merupakan teladan bagi prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI). “Kita baru saja memakamkan seorang prajurit yang tidak menuntut balas jasa, dia prajurit sejak pangkat muda sampai dengan tua terus di lapangan,” ujar Sjafrie Sjamsoeddin di TMP Kalibata, Jakarta Selatan, Senin (1/6/2026).
Sjafrie menekankan bahwa Ryamizard menentang segala bentuk tindakan ilegal dan selalu mengedepankan keteladanan. “Dia menjadi teladan bagi prajuritnya dan dia juga tidak suka kepada semua tindakan-tindakan yang ilegal. Jadi ini adalah contoh bagi prajurit TNI angkatan darat dan prajurit TNI bahwa keteladanan harus menjadi contoh bagi kita semuanya,” tegas Sjafrie.
Ia juga mengenang kedekatannya dengan Ryamizard yang berlangsung sejak masa muda hingga purna tugas. Menurut Sjafrie, konsep kepemimpinan yang dijalankan Ryamizard adalah keberhasilan prajurit merupakan hasil kerja keras semua pihak, sementara kegagalan menjadi tanggung jawab pemimpin.
Ryamizard Ryacudu meninggal dunia pada usia 76 tahun, Minggu (31/5/2026) sore saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta. Semasa kariernya, beliau pernah menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat di era Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri, dan Menteri Pertahanan pada kabinet pertama Presiden Joko Widodo.
Diolah dari laporan Detik.

