ZONAUTARA.com – Silmy Karim, Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas), saat ini dicari oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan keterlibatannya dalam kasus korupsi di kantor imigrasi Jakarta Barat. Langkah KPK ini merupakan bagian dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan pada Selasa (2/6/2026) untuk menangkap sejumlah pejabat imigrasi.
Dalam keterangannya pada Rabu (3/6), juru bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa OTT tersebut dilakukan untuk menindaklanjuti dugaan korupsi terkait pengurusan izin tinggal warga negara asing. Kepala Imigrasi Jakarta Barat, Ronald Aman Abdullah, telah ditangkap sebagai bagian dari operasi tersebut.
Budi menambahkan bahwa operasi KPK belum selesai dan akan melibatkan penindakan lebih lanjut di Bali dan Jawa Barat. Silmy Karim, sebagai salah satu tokoh yang belum ditemukan, kini menjadi fokus pencarian KPK. “Tim masih terus melakukan pencarian,” ujar Budi.
Kasus yang melibatkan Silmy Karim ini diduga berkaitan dengan proses pemberian kartu izin tinggal tetap (KITAP) dan kartu izin tinggal sementara (KITAS) untuk warga negara asing. KPK saat ini masih mendalami jenis korupsi yang terlibat. “Nanti kita lihat konstruksi perkaranya. Apakah itu masuk suap, atau nanti pemerasan, atau lainnya, nanti kita akan sampaikan detailnya,” terangnya.
Silmy Karim, yang diangkat sebagai Wamen Imipas pada Oktober 2024 oleh Presiden Prabowo Subianto, sebelumnya dikenal sebagai pakar ekonomi dan bisnis. Ia memiliki rekam jejak di bidang ekonomi, pertahanan, dan pernah menjabat dalam beberapa posisi kunci di lembaga negara serta BUMN. Kariernya dikenal luas hingga akhirnya tersangkut dalam kasus ini.
Diolah dari laporan Tirto.id.

